SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi dan prestasi siswa, guru, serta tenaga kependidikan melalui keikutsertaan dalam Muhammadiyah Education Award (MEA) 2026 yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Sabtu (8/8/2026).
Muhammadiyah Education Award merupakan ajang yang diselenggarakan setiap dua tahun sekali. Kegiatan ini menjadi wadah bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah untuk menunjukkan potensi, inovasi, kreativitas, dan prestasi terbaik.
SDMM pun senantiasa mengambil bagian dalam gelaran tersebut sebagai bentuk komitmen untuk terus bertumbuh dan berprestasi.
Pada MEA 2026, SDMM mengirimkan kontingen untuk mengikuti 12 cabang lomba. Peserta berasal dari siswa kelas IV hingga VI, serta guru dan tenaga kependidikan yang mewakili berbagai kategori kompetisi.
Cabang lomba yang diikuti siswa SDMM meliputi Olimpiade Matematika, Olimpiade IPA, Olimpiade IPS, Esai Bahasa Inggris, Robotik, Ismi Fil Arabia, dan Ismu in English.
Sementara dari unsur sekolah, SDMM turut berkompetisi dalam kategori School Magazine, Kepala Sekolah Berprestasi, Guru Berprestasi, Inovasi Pembelajaran Digital, serta Tenaga Kependidikan Berprestasi.
44 Anggota Kontingen Siap Berjuang
Persiapan menuju MEA 2026 dilakukan secara matang. Kontingen SDMM berangkat menuju Malang pada Jumat (7/8/2026) pukul 08.00 WIB.
Sebanyak 44 orang yang terdiri atas majelis, guru, siswa, dan tenaga kependidikan menjadi bagian dari kontingen SDMM.
Sesampainya di Malang, rombongan melaksanakan salat Jumat di Masjid Ar Fachruddin UMM Malang, kemudian dilanjutkan dengan makan siang.
Setelah itu, kontingen menuju Radho Hotel untuk beristirahat sekaligus mengikuti persiapan dan pembinaan sesuai bidang lomba masing-masing.
Pembinaan tersebut menjadi momentum bagi para peserta untuk memantapkan kesiapan, baik secara akademik maupun mental. Para peserta kembali mempersiapkan strategi dan kemampuan terbaik sebelum menghadapi kompetisi.
Sabtu (8/8/2026) menjadi hari yang dinantikan kontingen SDMM. Mereka mengikuti rangkaian Muhammadiyah Education Award 2026 yang dipusatkan di Gedung Kuliah Bersama (GKB) 1–3 UMM.
Kegiatan diawali dengan open ceremony yang diikuti seluruh kontingen dari berbagai sekolah Muhammadiyah. Setelah pembukaan, kompetisi langsung dimulai pada berbagai kategori yang telah ditentukan panitia.
Pada cabang olimpiade, peserta mengikuti babak penyisihan dengan durasi sekitar 50 menit. Peserta yang berhasil melaju kemudian mengikuti babak final.
Sementara itu, beberapa kategori lomba lainnya berlangsung hingga sekitar pukul 13.00 WIB. Khusus cabang robotik, kompetisi berlangsung hingga sekitar pukul 14.30 WIB.
Suasana kompetisi berlangsung penuh semangat dan kompetitif. Para siswa menunjukkan kemampuan terbaiknya, sedangkan guru dan tenaga kependidikan juga berupaya menghadirkan karya, inovasi, dan performa terbaik sebagai representasi SDMM.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pengumuman hasil kompetisi pada pukul 16.00 WIB. Momen tersebut menjadi waktu yang dinantikan seluruh peserta untuk mengetahui hasil perjuangan mereka.
Perjuangan kontingen SDMM membuahkan hasil. Sejumlah siswa, guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan berhasil meraih medali dalam berbagai kategori.
Secara keseluruhan, kontingen SDMM membawa pulang 18 medali, terdiri dari 7 Gold Medal, 7 Silver Medal, dan 4 Bronze Medal.
Berikut daftar prestasi kontingen SD Muhammadiyah Manyar pada MEA 2026:
Olimpiade Matematika
- Gold Medal: Arsa Barra Alvarendra
Olimpiade Ismu in English
- Gold Medal: Aisha Shazia Azzahra
- Silver Medal: Najwa Nadhira Ramadhani Haq
Robotik – Tim 1
- Silver Medal: Luqman Hakim Alifiandra
- Silver Medal: Naufal Arsyad Fitrah Al-Muhaimin
Esai Bahasa Inggris
- Silver Medal: Maryam Annafi Bakhru
- Bronze Medal: Abizar Ahza Sakti
Olimpiade IPS
- Gold Medal: Fadhly Ahza Fahreza
- Silver Medal: Azkadina Alfanani
- Bronze Medal: Arrasyid Marchio Al Huda
Olimpiade IPA
- Gold Medal: Nara Arcelia Laudya
- Bronze Medal: Astama Razin Resmawan
Kepala Sekolah Berprestasi
- Silver Medal: Athiq Amiliyah, S.Pd.
Majalah Sekolah
- Gold Medal: Pradita Eka Putri, S.Pd.
Inovasi Pembelajaran Digital
- Gold Medal: Nur Aini Ochtafiya, M.Pd.
Tenaga Kependidikan Berprestasi
- Bronze Medal: Kazue Salzabella Rachelinda, S.Pd.
Guru Berprestasi
- Gold Medal: Ria Pusvita Sari, M.Pd.
- Silver Medal: Ria Eka Lestari, M.Pd.
Keikutsertaan SDMM dalam Muhammadiyah Education Award 2026 tidak sekadar menjadi ajang untuk mengejar gelar juara. Lebih dari itu, MEA menjadi ruang bagi siswa, guru, dan tenaga kependidikan untuk belajar, berproses, berkompetisi secara sehat, sekaligus membawa nama baik sekolah di tingkat Persyarikatan Muhammadiyah.
“MEA bukan sekadar tentang mendapatkan juara. Ini adalah kesempatan bagi seluruh peserta untuk belajar, berproses, dan mengembangkan potensi. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh keluarga besar SDMM dapat mengambil pengalaman terbaik dari kegiatan ini,” ungkap Niswatul Mujtahidah, S.E., selaku Koordinator Kesiswaan SDMM.
Kebahagiaan juga dirasakan para siswa yang berhasil meraih medali emas. Fadhly Ahza Fahreza, misalnya, mengaku tidak menyangka mendapatkan “bonus dari Allah” berupa Gold Medal pada MEA 2026.
Hal serupa dirasakan Nara Arcelia Laudya. Peraih Gold Medal Olimpiade IPA tersebut mengaku sangat terharu hingga menangis bahagia setelah menerima penghargaan.
Sementara itu, Kepala SDMM Athiq Amiliyah, S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap perjuangan seluruh kontingen.
“Ini merupakan prestasi yang luar biasa karena semuanya berproses dengan baik untuk mengembangkan potensi, mulai dari siswa, guru, tenaga kependidikan, hingga kepala sekolah. Semoga pada keikutsertaan MEA 2028, SDMM dapat membawa kontingen yang lebih banyak, meraih prestasi yang lebih banyak, dan menjadi juara umum,” harap Athiq.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa budaya berprestasi di SDMM tidak hanya tumbuh di kalangan siswa, tetapi juga melibatkan guru, tenaga kependidikan, dan pimpinan sekolah.
Kolaborasi seluruh elemen sekolah menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan prestasi sekaligus membangun budaya belajar dan berkompetisi secara sehat.
Pengalaman dan capaian dalam Muhammadiyah Education Award 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh keluarga besar SDMM untuk terus bertumbuh, berinovasi, berprestasi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pendidikan Muhammadiyah.





0 Tanggapan
Empty Comments