Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali mewarnai pelaksanaan Dakwah Terpadu Iduladha 1447 H di SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo, Kamis (28/5/2026).
Pada hari kedua pelaksanaan Dakwah Terpadu Iduladha 1447 H, panitia melaksanakan penyembelihan 7 ekor sapi dan 5 ekor kambing di lingkungan sekolah.
Jumlah hewan kurban tersebut berasal dari para muqoribin yang terdiri atas guru, karyawan, murid, kelas, wali murid, dan alumni Smamda Sidoarjo. Secara keseluruhan, jumlah muqoribin tahun ini mencapai 47 orang.
Jika digabungkan dengan pelaksanaan hari pertama di SMP Muhammadiyah 2 Waru (Mugaru) yang menyembelih 3 ekor sapi, maka total hewan kurban Dakwah Terpadu tahun 2026 mencapai 10 ekor sapi dan 5 ekor kambing.
Prosesi penyembelihan dimulai pada pukul 01.00 WIB. Dengan kerja sama panitia yang solid, para guru, karyawan, serta relawan, seluruh hewan kurban berhasil disembelih sebelum waktu subuh. Setelah Salat Subuh, kegiatan dilanjutkan dengan pemotongan, penimbangan, dan pengemasan daging kurban yang dilakukan secara gotong royong oleh guru dan karyawan Smamda Sidoarjo.
Tepat pukul 11.00 WIB, daging kurban mulai didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima. Penyaluran berlangsung hingga pukul 13.00 WIB dan berjalan dengan tertib serta lancar.
Wakil Kepala Sekolah Bidang ISMUBA, Fuad Syukri Zain, menyampaikan rasa syukur atas meningkatnya partisipasi warga sekolah dalam berkurban setiap tahunnya.
“Alhamdulillah, dari tahun ke tahun jumlah muqorobin selalu bertambah. Ini menunjukkan semakin tumbuhnya kesadaran warga Smamda untuk berbagi dan beribadah melalui kurban. Kami juga bersyukur karena penerima manfaat dari hasil kurban tahun ini sesuai target bahkan melampaui perkiraan yang telah ditetapkan panitia,” ujarnya.
Salah satu guru Smamda yang turut terlibat dalam kepanitiaan juga mengungkapkan kebanggaannya melihat semangat kebersamaan seluruh warga sekolah.
“Pelaksanaan kurban tahun ini sangat luar biasa. Mulai dari proses penyembelihan, pengolahan hingga distribusi daging, semuanya dilakukan dengan semangat gotong royong. Ini menjadi sarana pendidikan karakter yang sangat baik bagi murid tentang arti keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang wali murid dari Damar, kelas XI.8, yang menjadi muqorobin mengaku senang dan percaya menyalurkan hewan kurbannya melalui Smamda Sidoarjo.
“Saya merasa tenang dan bahagia berkurban di Smamda. Prosesnya transparan, tertata dengan baik, dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat yang membutuhkan. Semoga kegiatan ini terus berkembang dan menjadi ladang amal bagi semua pihak,” ungkapnya.
Melalui Dakwah Terpadu Iduladha 1447 H ini, Smamda Sidoarjo tidak hanya melaksanakan syariat kurban, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada seluruh warga sekolah. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar, aman, dan penuh keberkahan.





0 Tanggapan
Empty Comments