Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Semarak Gelar Karya Smamita Suguhkan SKJ 1984–2021 dan Bazar Sehat

Iklan Landscape Smamda
Semarak Gelar Karya Smamita Suguhkan SKJ 1984–2021 dan Bazar Sehat
Energik Semarak Gelar Karya siswa Smamita suguhkan SKJ tahun 1984 hingga 2021. Foto: Nashiiruddin/PWMU.CO
pwmu.co -

Gelar Karya SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) kembali menghadirkan semangat kebersamaan sekaligus mendorong gaya hidup sehat. Pada pelaksanaan tahun ini, Smamita mengusung tema Membangun Jiwa Raga yang Sehat sebagai Wujud Demokratisasi Peserta Didik.

Dalam kegiatan tersebut, siswa Smamita menampilkan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) lintas generasi, mulai tahun 1984 hingga 2021. Selain itu, digelar pula Bazar Sehat yang menampilkan beragam hasil olahan kreatif siswa, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan ini juga menghadirkan dewan juri, yakni Shery Iris Zalillah, S.Pd., M.Kes., dosen Pendidikan dan Kepelatihan Olahraga Universitas Negeri Surabaya (Unesa), serta Farida Farah Zakiyah, S.Gz., Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sidoarjo.

Gerakan dari berbagai era senam nasional ditampilkan secara berurutan, menghadirkan nuansa nostalgia sekaligus energi baru. Kolaborasi lintas angkatan ini menjadi simbol kekompakan dan semangat hidup sehat yang terus ditanamkan di Smamita. Terdapat tujuh kelompok senam yang tampil serta 21 stan bazar yang menyajikan berbagai menu sehat.

Shery Iris Zalillah memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan Gelar Karya yang dinilai mampu menjadi wadah pembinaan karakter, kekompakan, dan kreativitas generasi muda.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan langkah yang sangat baik, terutama di tengah tantangan zaman ketika anak muda cenderung sibuk dengan dunianya masing-masing.

“Kalau menurut saya, kegiatan ini sangat bagus, bahkan lebih dari cukup. Anak-anak muda sekarang sulit disatukan karena mereka punya dunia masing-masing. Ketika mereka mau berkumpul, bersosialisasi, berlatih bersama, dan membangun kekompakan, itu menjadi hal yang luar biasa,” ujarnya.

Ia menilai keterlibatan siswa dalam proyek seperti ini menunjukkan semangat untuk berkembang, tidak hanya dalam bidang olahraga, tetapi juga dalam aspek sosial lainnya.

Shery juga mengapresiasi konsep senam kreatif yang memadukan lagu-lagu lawas, termasuk nuansa era 1980-an, yang dikemas secara menarik dan menyenangkan.

“Tujuan utamanya bukan hanya tampil, tetapi juga mengenalkan kepada siswa bahwa olahraga bisa dilakukan dengan berbagai gaya dan tetap menyehatkan. Dengan lagu-lagu ringan pun kita tetap bisa berolahraga, tidak harus selalu serius,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bagi generasi muda untuk mengenal budaya olahraga masa lalu, ketika senam pagi seperti SKJ menjadi kebiasaan masyarakat.

“Anak-anak jadi tahu bahwa sejak dulu olahraga sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan. Ini mengajarkan bahwa hidup sehat perlu dibiasakan sejak dini,” tambahnya.

Selain manfaat fisik, Shery menekankan pentingnya kekompakan sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda.

Iklan RSI Siti Aisyah Madiun

“Yang penting anak-anak sekarang kompak terlebih dahulu, tentu dalam hal yang positif. Setelah itu, kesehatan mental dan fisik juga harus dijaga karena keduanya sama penting,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Shery berharap Smamita terus berkembang menjadi sekolah yang mampu mewadahi beragam potensi siswa.

“Semoga Smamita semakin sukses, semakin melebarkan sayap, dan mampu memfasilitasi seluruh potensi siswa. Setiap anak memiliki keahlian yang berbeda, dan sekolah harus hadir untuk mengembangkannya,” pungkasnya.

Usai senam, siswa diarahkan menuju area Bazar Sehat. Beragam produk makanan bergizi hasil kreasi siswa dipamerkan, mulai dari olahan buah dan sayur hingga kudapan rendah gula. Setiap stan menjelaskan informasi gizi serta proses pengolahan yang higienis dan ramah lingkungan, mencerminkan pembelajaran berbasis proyek yang kontekstual.

Koordinator kegiatan, Akbar Satria Putra Mahendra, S.Pd., M.Pd., menambahkan bahwa rangkaian Gelar Karya dirancang selaras dengan penguatan Proyek Profil Lulusan.

Menurutnya, siswa tidak hanya menampilkan hasil akhir, tetapi juga menjalani proses pembelajaran yang utuh dan kontekstual.

“Melalui kegiatan ini, siswa belajar merancang produk sejak ide awal, menghitung nilai gizi, mengemas secara kreatif, hingga memasarkan produk. Proses tersebut melatih kreativitas, kemandirian, kemampuan berpikir kritis, serta jiwa kewirausahaan. Inilah pembelajaran bermakna yang kami dorong,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa Gelar Karya menjadi wadah nyata bagi siswa untuk mengintegrasikan pengetahuan akademik dengan keterampilan hidup yang relevan dengan kebutuhan masa depan.

Kolaborasi, komunikasi, dan tanggung jawab menjadi nilai karakter yang tumbuh selama kegiatan berlangsung.

Gelar Karya Smamita pun menjadi ruang temu antara edukasi, kesehatan, dan kebersamaan seluruh civitas sekolah. Perpaduan SKJ 1984–2021 dan Bazar Sehat tidak hanya menyemarakkan acara, tetapi juga menguatkan pesan pentingnya pola hidup sehat dan produktif.

Melalui kegiatan ini, Smamita menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang sehat, kreatif, mandiri, dan berkarakter kuat. (*)

Revisi Oleh:
  • Wildan Nanda Rahmatullah - 16/04/2026 06:50
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Iklan pmb sbda 2025 26

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡