Suasana Hall Inacer, SD Muhammadiyah 7 Surabaya, Selasa (2/6/2026), dipenuhi siswa kelas VI dan wali murid yang hadir untuk mengikuti pengumuman kelulusan Tahun Ajaran 2025/2026. Selain penyampaian hasil kelulusan, kegiatan tersebut juga diisi sesi motivasi sebagai bekal bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Kegiatan dipandu oleh Wasilatul Ummah, S.Pd., selaku pembawa acara. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan dihadiri siswa, orang tua, guru, dan pimpinan sekolah.
Sambutan pertama disampaikan oleh wali kelas VI Al-Biruni, Vitriani, S.Pd. Ia mengingatkan perjalanan siswa yang memulai pendidikan dasar pada masa pandemi Covid-19 hingga akhirnya menyelesaikan pendidikan di kelas VI.
“Kalian masuk di sini sejak zaman Covid. Seiring berjalannya waktu, kalian tumbuh dan berkembang hingga saat ini di kelas 6. Sukses selalu di mana pun anak-anak akan melanjutkan studi selanjutnya,” ujarnya.
Kepala SD Muhammadiyah 7 Surabaya, Achmad Zainuri Arif, M.Pd., juga menyampaikan apresiasi kepada siswa dan orang tua atas proses belajar yang telah dilalui selama enam tahun terakhir.
“Ananda sudah berusaha dengan sebaik mungkin, tidak lupa disertai dengan doa yang dipanjatkan setiap malamnya oleh ayah dan bunda sekalian,” tuturnya.
Ia juga menyinggung adanya kebijakan baru pemerintah yang berkaitan dengan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Menurutnya, guru telah berupaya membimbing siswa agar dapat mengikuti proses tersebut dengan baik.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa siswa perlu mempersiapkan diri menghadapi lingkungan belajar yang berbeda ketika memasuki jenjang sekolah menengah pertama.
“Secara psikologis maupun sosiologis, lingkungan belajar di jenjang SD dan SMP terdapat perbedaan yang cukup mencolok, sehingga diperlukan adaptasi terhadap perubahan yang ada,” jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kepala SMP Muhammadiyah 4 Surabaya, Laili Rahmi, turut memberikan materi motivasi bertema Strategi Sukses Menuju SMP. Ia menyampaikan pentingnya kesiapan akademis dan psikologis bagi siswa maupun orang tua dalam menghadapi perubahan lingkungan belajar.
Dalam pemaparannya, ia menjelaskan sejumlah tantangan yang sering dihadapi siswa saat memasuki masa remaja, seperti distraksi sosial, pencarian jati diri, dan pengaruh lingkungan pergaulan. Menurutnya, keterlibatan orang tua tetap diperlukan dalam proses pendampingan anak.
Setelah sesi motivasi, acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Penetapan Kelulusan oleh Ustaz Arik. Berdasarkan keputusan yang dibacakan, seluruh siswa kelas VI yang berjumlah 21 orang dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
“Alhamdulillah, ananda sejumlah 21 anak, 100 persen lulus dan dapat melanjutkan ke jenjang berikutnya,” ujarnya.
Rasa syukur atas kelulusan tersebut juga disampaikan oleh salah satu siswa, Azriel Rizki Hendrawan.
“Saya dan teman-teman bersyukur sekali bisa belajar di SD Muhammadiyah 7 Surabaya ini. Tidak terasa sebentar lagi akan berpisah dengan ustaz dan ustazah yang telah mengajar kami hingga di kelas 6 ini,” katanya.
Hal serupa disampaikan oleh Miranti, wali murid dari Rayya. Ia mengungkapkan rasa syukur atas pendidikan yang telah diterima putrinya selama bersekolah di SD Muhammadiyah 7 Surabaya.
“Saya bersyukur dengan pilihan saya menyekolahkan ananda di SD Muhammadiyah 7 Surabaya ini. Mama dan papa akan selalu mendukung ke mana pun kamu melanjutkan belajar nantinya,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan ramah tamah antara siswa, wali murid, serta ustaz dan ustazah. Para peserta menikmati hidangan yang telah disiapkan sambil berbincang dan mengabadikan momen bersama setelah rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments