Forum Ta’aruf Siswa (Fortasi) SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya memasuki hari ketiga dengan suasana berbeda pada Rabu (15/7/2026). Kegiatan kali ini digelar di Kebun Binatang Surabaya (KBS) dengan memadukan penguatan karakter, kepanduan, dan outbound edukatif.
Sejak pagi, para peserta didik baru yang mengenakan seragam olahraga tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Hari ketiga Fortasi diawali dengan materi penguatan karakter melalui latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB), Hizbul Wathan (HW), pengenalan Tapak Suci, serta materi 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat sebagai bekal membangun jiwa kepemimpinan, kedisiplinan, dan kemandirian.
Setelah mengikuti sesi pembekalan, peserta melanjutkan kegiatan outbound yang dibagi menjadi dua gelombang, yakni sesi pagi dan sesi siang. Pembagian tersebut dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung secara efektif.
Dalam kegiatan outbound, panitia menyiapkan 15 pos permainan yang tersebar di berbagai titik Kebun Binatang Surabaya. Setiap pos dirancang untuk melatih kekompakan, komunikasi, konsentrasi, kemampuan memecahkan masalah, serta kerja sama antarpeserta.
Beberapa tantangan yang harus diselesaikan peserta di antaranya Operation Cup Relay, Color Lift Challenge, Guess The Animal, Octopus Race, Mission Rolling Ball, Blind Ball Hunt, hingga Zoo Trivia. Selain mengasah kemampuan bekerja sama, sejumlah permainan juga mengajak peserta mengenal satwa dan lingkungan konservasi.
Keseruan kegiatan dirasakan langsung oleh Furqon, salah seorang peserta Fortasi. Menurutnya, belajar di luar kelas memberikan pengalaman yang berbeda sekaligus menyenangkan.
“Asik banget melihat binatang di sini. KBS juga asri banget. Semoga pengunjung ikut menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan agar lingkungan tetap terawat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Deffa. Ia mengaku menikmati suasana outbound yang dipadukan dengan aktivitas mengenal berbagai jenis satwa.
“Banyak sekali binatang menarik di sini. Kegiatannya seru karena kami bisa belajar sambil bermain bersama teman-teman,” katanya.
Keduanya juga mengaku paling menikmati tugas membuat vlog selama kegiatan berlangsung. Menurut mereka, aktivitas tersebut memberikan kesempatan untuk mengasah kreativitas sekaligus mendokumentasikan pengalaman selama mengikuti Fortasi.
Melalui perpaduan penguatan karakter, pendidikan kepanduan, dan outbound interaktif, Fortasi Smamda Surabaya diharapkan tidak hanya menjadi ajang pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk peserta didik yang berkarakter Islami, mampu bekerja sama, serta siap mengikuti proses pembelajaran di jenjang SMA dengan semangat berkolaborasi. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments