Siswa kelas V SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik belajar kewirausahaan melalui kegiatan Entrepreneur for Charity 2026. Selama dua bulan, Agustus hingga September 2026, siswa berjualan makanan dan minuman setiap Selasa dan Jumat dengan seluruh laba bersih kegiatan akan didonasikan.
Kegiatan tersebut resmi dimulai pada Selasa (4/8/2026) pukul 08.30 WIB di lingkungan SDMM. Pada hari pertama, siswa kelas V yang mendapat giliran berjualan menata berbagai makanan dan minuman yang telah disiapkan dari rumah untuk ditawarkan kepada siswa, guru, dan karyawan.
Beragam produk dijajakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari makanan ringan, minuman segar, hingga makanan yang sedang diminati anak-anak. Siswa juga menyiapkan stan masing-masing untuk mendukung pelaksanaan kegiatan yang menjadi bagian dari pembelajaran kewirausahaan.
Sejumlah orang tua turut memberikan dukungan kepada anak-anak mereka. Selama kegiatan berlangsung, siswa tidak hanya belajar menawarkan produk, tetapi juga berlatih mengelola kegiatan jual beli secara langsung.
Pembukaan Entrepreneur for Charity 2026 dipandu dua siswa kelas V, Rayya Almahyra Aditri dan Delena Alesha Az Zahra Mustaqim. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Koordinator Kurikulum SDMM, Umi Syarifah, S.Si.
Umi mengatakan Entrepreneur for Charity dirancang untuk menggabungkan pembelajaran kewirausahaan dengan pendidikan kepedulian sosial sejak dini.
“Melalui kegiatan ini, tidak hanya melatih anak-anak menjadi wirausahawan, tetapi juga menanamkan rasa kepedulian sosial sejak dini,” ungkap Umi.
Prosesi pembukaan ditandai dengan pemotongan pita. Setelah itu, siswa dan guru mulai mengunjungi stan yang telah disiapkan untuk membeli makanan dan minuman yang dijual oleh siswa kelas V.
Program Entrepreneur for Charity berlangsung selama dua bulan, yakni Agustus hingga September 2026, dengan jadwal kegiatan setiap Selasa dan Jumat. Melalui jadwal tersebut, siswa memperoleh kesempatan untuk mengikuti proses jual beli secara berkelanjutan, bukan hanya dalam satu kali kegiatan.
Selain aspek kewirausahaan, kegiatan ini memiliki tujuan sosial. Seluruh laba bersih dari penjualan selama pelaksanaan program direncanakan didonasikan untuk kegiatan sosial yang menjadi bagian dari agenda siswa pada Oktober 2026.
Dengan konsep tersebut, siswa mendapatkan pengalaman mengelola kegiatan usaha sekaligus belajar mengalokasikan hasil usaha untuk kepentingan sosial. Pembelajaran ini menjadi bagian dari upaya sekolah mengenalkan nilai berbagi dan kepedulian kepada siswa melalui pengalaman langsung.
Entrepreneur for Charity 2026 akan terus berlangsung hingga September 2026. Selama periode tersebut, siswa kelas V secara bergiliran menjalankan kegiatan penjualan setiap Selasa dan Jumat sebagai bagian dari pembelajaran kewirausahaan dan pendidikan karakter. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments