Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Siswa MAMDA Ikuti UKT Tapak Suci Cabang 03 Paciran, Uji Teknik dan Mental

Iklan Landscape Smamda
Siswa MAMDA Ikuti UKT Tapak Suci Cabang 03 Paciran, Uji Teknik dan Mental
Peserta Ujian Kenaikan Tingkat Tapak Suci Cabang 03 Paciran (Panitia UKT/PWMU.CO)
pwmu.co -

Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Tapak Suci Cabang 03 Paciran digelar pada 23–24 April 2026 di Perguruan Muhammadiyah Kranji, Paciran. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari berbagai sekolah, termasuk Madrasah Aliyah Muhammadiyah 02 Pondok Modern Paciran (MAMDA).

Dari MAMDA, tiga siswa turut ambil bagian, yakni Hafizhzaki Almuflih, Muhammad Kasyful Haq Araf, dan Muhammad Falis Afrians. Ketiganya mengikuti ujian kenaikan tingkat dari Melati 3 ke Melati 4.

UKT merupakan agenda penting dalam Tapak Suci sebagai sarana evaluasi kemampuan peserta, baik dari segi teknik bela diri, ketahanan fisik, maupun kesiapan mental. Selama dua hari pelaksanaan, para peserta menjalani berbagai tahapan ujian, mulai dari penguasaan jurus dasar, latihan fisik, hingga pembinaan kedisiplinan.

Ketua Ranting Tapak Suci Kranji, Dhani, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Tapak Suci tidak hanya menekankan pada keterampilan bela diri, tetapi juga pembentukan karakter.

“Melalui latihan yang disiplin dan berkesinambungan, siswa diharapkan menjadi pribadi yang tangguh, berakhlak mulia, serta mampu menjaga nilai-nilai keislaman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Salah satu peserta, Muhammad Kasyful Haq Araf, mengaku termotivasi mengikuti UKT untuk mengukur hasil latihan yang selama ini dijalani. Ia juga menjadikan momen ini sebagai ajang pembuktian diri.

SMPM 5 Pucang SBY

“Walaupun melelahkan, saya merasa bangga bisa melewati setiap tahapan ujian dengan maksimal. Kebersamaan dengan teman-teman juga menjadi pengalaman yang sangat berkesan karena kami saling mendukung hingga ujian selesai,” tuturnya.

Dalam kegiatan ini, juga ditekankan jargon Tapak Suci, “Dengan iman dan akhlak saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlak saya menjadi lemah.” Jargon tersebut menegaskan bahwa kekuatan sejati tidak hanya terletak pada fisik, tetapi juga pada iman dan akhlak sebagai landasan utama.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Melalui UKT ini, para siswa diharapkan tidak hanya meningkat kemampuan bela dirinya, tetapi juga semakin disiplin, percaya diri, dan bertanggung jawab. (*)

Revisi Oleh:
  • Nadjib Hamid - 25/04/2026 20:04
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu