Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

SMP Mulia Gandeng Konsultan Marketing dan Branding, Strategi Baru Dongkrak Perolehan Siswa

Iklan Landscape Smamda
SMP Mulia Gandeng Konsultan Marketing dan Branding, Strategi Baru Dongkrak Perolehan Siswa
Kepala Sekolah Muhammad Arief dan Tim Humas SMP Mulia bersama Branding and Marketing Consultant Ade Chandra Sutrisna, S.I.Kom, CDMP. (Istimewa/PWMU.CO)
pwmu.co -

SMP Muhammadiyah 5 Tulangan (SMP Mulia) terus melakukan berbagai terobosan untuk memperkuat daya saing sekolah sekaligus meningkatkan perolehan peserta didik baru. Salah satu langkah strategis yang ditempuh adalah menjalin kerja sama dengan Ade Chandra Sutrisna, S.I.Kom., CDMP, sebagai konsultan marketing dan branding sekolah.

Penandatanganan kerjasama dilakukan langsung oleh Kepala SMP Muhammadiyah 5 (SMP Mulia) Tulangan Muhammad Arief, M.Pd., dimana sebagai bentuk komitmen sekolah untuk membangun sistem marketing dan branding yang lebih profesional, terarah, kreatif, serta mampu menjawab tantangan pendidikan di era digital, Jumat (7/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Muhammad Arief didampingi Humas sekaligus School Representative (SR), Anik Mujiati, S.Pd., M.M., serta Tim Kreatif SPMB, Dahnia Rosy Febriana, S.Kom.

Ade Chandra Sutrisna yang akrab disapa Kang Ade akan berperan memberikan pendampingan dan konsultasi dalam pengembangan marketing serta branding SMP Mulia.

Perkuat Branding

Kepala Sekolah menjelaskan dalam kesepakatan kerja sama tersebut, sejumlah agenda strategis menjadi bagian penting kolaborasi. diantaranya mengawal dan memberikan arahan dalam pengembangan marketing dan branding sekolah, menyusun serta mengembangkan program yang dapat memperkuat branding, hingga merancang strategi marketing digital yang efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan karakteristik SMP Mulia.

“Langkah tersebut menjadi penting di tengah perubahan perilaku masyarakat dalam mencari informasi pendidikan. Orang tua dan calon peserta didik kini tidak hanya memperoleh informasi sekolah melalui komunikasi konvensional, tetapi juga melalui berbagai kanal digital dan media sosial,” terang Kepala Sekolah SMP Mulia.

Karena itu, sekolah dituntut mampu menampilkan identitas, keunggulan, program, prestasi, serta budaya sekolah secara konsisten dan menarik sehingga membangun kepercayaan masyarakat, tambahnya.

“Bagi SMP Mulia, marketing dan branding bukan sekadar upaya mendapatkan siswa baru, tetapi bagian dari strategi membangun kepercayaan dan reputasi sekolah dalam jangka Panjang One Day Workshop,” tegas Kepala Sekolah.

Usai penandatanganan MoU, kegiatan dilanjutkan dengan One Day Workshop bertajuk “Branding and Marketing School in Digital Era” yang disampaikan langsung oleh Kang Ade.

Workshop tersebut menjadi bagian integral dari kerja sama, guru karyawan mendapatkan wawasan mengenai pentingnya membangun branding sekolah secara konsisten serta mengembangkan strategi marketing yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat.

Kepala Sekolah menambahkan kegiatan menjadi momentum untuk membangun pola pikir baru bahwa marketing sekolah membutuhkan perencanaan, target, strategi komunikasi, kreativitas konten, serta evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Aktivitas promosi sekolah tidak lagi bersifat insidental ketika memasuki musim SPMB, melainkan menjadi bagian dari sistem komunikasi sekolah sepanjang tahun,” tegasnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Komitmen SMP Mulia dalam memperkuat sistem marketing sebelumnya juga diwujudkan melalui study knowledge ke SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi, sekolah tersebut dikenal memiliki strategi penerimaan peserta didik baru (SPMB) yang kuat., bahkan, pola SPMB yang diterapkan disebut memiliki karakter berbeda dari kebanyakan sekolah sehingga menjadi salah satu rujukan bagi SMP Mulia untuk melakukan benchmarking.

Anik Mujiati selaku Humas SMP Mulia menyampaikan bahwa proses belajar melalui benchmarking, sharing, hingga pendampingan konsultan merupakan rangkaian yang saling melengkapi dalam membangun sistem marketing sekolah.

Profesional Marketing

Kepala sekolah SMP Mulia menegaskan pentingnya membangun sistem marketing sekolah yang lebih profesional, menurutnya, sekolah ke depan perlu memiliki tim marketing tersendiri sehingga aktivitas promosi tidak terlalu membebani guru yang memiliki tugas utama sebagai pendidik.

“Sementara itu, fungsi marketing dan branding perlu dikelola oleh sumber daya yang memiliki kompetensi khusus di bidang komunikasi, pemasaran, branding, dan digital marketing,” imbuhnya.

Dengan pembagian peran yang lebih jelas, sekolah diharapkan dapat bekerja secara lebih efektif, guru fokus meningkatkan kualitas pembelajaran, sementara tim marketing membangun komunikasi eksternal, memperkenalkan keunggulan sekolah, mengelola kanal digital, dan menjalin hubungan dengan calon peserta didik atau lebih dikenal Membranding sekolah.

“Karena itu, branding sekolah harus dibangun berdasarkan kondisi dan keunggulan nyata yang dimiliki sekolah, prestasi siswa, kualitas guru, program unggulan, kegiatan keagamaan, pembinaan karakter, fasilitas, serta berbagai inovasi sekolah menjadi modal utama yang kemudian dikomunikasikan kepada publik melalui strategi marketing yang tepat,” ujar Kepala Sekolah.

Penandatanganan MoU ini menjadi salah satu tonggak penting perjalanan SMP Mulia dalam membangun sistem marketing yang lebih profesional, sekolah tidak ingin hanya hadir sebagai institusi pendidikan yang menunggu calon siswa datang, tetapi berupaya aktif membangun komunikasi dan hubungan dengan masyarakat.

Melalui kolaborasi dengan konsultan, workshop, benchmarking, serta penguatan Tim SPMB, sekolah optimistis mampu menciptakan pola marketing yang lebih terstruktur, kreatif, adaptif, dan berbasis data serta perkembangan teknologi digital.

Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan MoU dan kegiatan workshop, tetapi dilanjutkan dengan program konkret, evaluasi berkala, serta inovasi yang berkelanjutan.

“Dengan semangat pembenahan dan keterbukaan untuk terus belajar, SMP Mulia optimistis dapat semakin dikenal, dipercaya, dan berkembang sebagai Sekolah Profesional,” pungkas Kepala Sekolah. (*)

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu