Prestasi membanggakan kembali diraih siswa SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik, Jawa Timur. Kali ini, mereka berhasil menorehkan prestasi di ajang International Mathematics Contest Singapore (IMCS) 2025.
IMCS merupakan kompetisi bergengsi tingkat internasional yang digelar setiap tahun oleh IMC Union di Singapura. Tahun ini, lomba dilaksanakan pada Sabtu (2/8/2025) di Institute of Technical Education (ITE) College Central, Singapura.
Raihan membanggakan tersebut dipersembahkan oleh Davina Azqiara Pramesti, siswi kelas VI Raja Ampat SDMM, yang meraih medali perunggu (bronze medal) pada kategori Primary Grade 5. Siswi berkacamata ini mewakili kontingen Indonesia bersama 89 peserta lainnya. Dari Gresik, Davina berangkat bersama tiga peserta lain, yaitu Muhammad Arfan Nabhan Wahyudi (kelas 2 MI Nurul Ulum Gumeno Manyar), Aransha Hafizh Firmansyah (kelas 1 SDIT Al Ibrah Gresik), dan Usaid Abdurrahman Nasrullah (kelas 3 SDIT Al Ibrah Gresik).
Kepada PWMU.CO, Davina yang bercita-cita menjadi dokter mengaku sangat bangga bisa menjadi bagian dari kontingen Indonesia dan merasakan atmosfer berkompetisi di luar negeri. Ke depan, ia bertekad mengikuti ajang internasional lainnya untuk memperluas wawasan, menambah semangat, serta menjalin pertemanan dengan peserta dari berbagai negara.
Peserta IMCS tahun ini tidak hanya berasal dari Indonesia, tetapi juga dari China, Makau, Hong Kong, Malaysia, Filipina, Thailand, Taiwan, dan Vietnam.
Davina menceritakan, dalam lomba tersebut ia harus menyelesaikan 18 soal dalam waktu 90 menit, terdiri dari 8 pilihan ganda, 8 isian singkat, dan 2 uraian. Sistem penilaiannya memberikan 2 poin untuk jawaban benar pada pilihan ganda, 5 poin untuk isian singkat, dan 10 poin untuk uraian tanpa pengurangan nilai.
Sebelum berkompetisi, Davina dan kontingen Indonesia mengikuti karantina atau pembinaan intensif yang diselenggarakan oleh timo Klinik Pendidikan MIPA (KPM) Pusat Bogor, baik secara tatap muka di Bogor maupun secara daring. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments