Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK-R) SMA Muhammadiyah Toboali menerima kunjungan edukatif dari PIK-R MAN 1 Pangkalpinang, Rabu (02/10/2026).
Kunjungan tersebut berlangsung dalam rangka mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai program Generasi Berencana (Genre),
Kegiatan yang berlangsung hangat ini diikuti oleh puluhan anggota pengurus PIK-R dari kedua sekolah beserta guru pendamping.
Rombongan dari MAN 1 Pangkalpinang disambut secara langsung oleh pihak manajemen sekolah dan pengurus PIK-R SMAM Toboali di ruangan Lab Seni Budaya.
Bertukar Pikiran, Perluas WawasanÂ
Kunjungan ini dirancang sebagai wadah bertukar pikiran, berbagi pengalaman. Serta memperluas wawasan antar-pelajar mengenai pentingnya kesehatan reproduksi, perencanaan masa depan, dan pencegahan risiko yang sering dihadapi oleh kalangan remaja saat ini.
Kepala SMA Muhammadiyah Toboali Supiandi MPd menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas inisiatif dan kedatangan rombongan PIK-R MAN 1 Pangkalpinang.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa kegiatan studi banding seperti ini sangat efektif untuk membangun jaringan komunikasi yang positif antar-pelajar di Bangka Belitung.
Kami sangat terbuka dan gembira menerima kedatangan siswa-siswi MAN 1 Pangkalpinang.
Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa, melainkan momentum bagi anak-anak kita untuk saling belajar, bertukar inovasi program, dan menguatkan peran konselor sebaya di lingkungan sekolah masing-masing” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Pembina PIK-R SMAM Toboali, Rahayu, menambahkan bahwa kehadiran tamu dari MAN 1 Pangkalpinang memberikan energi baru dan amunisi motivasi bagi para pengurus PIK-R di sekolahnya.
Menurut Bu Rahayu, sapaan akrabnya, ajang seperti ini sangat krusial untuk mengasah kepekaan sosial serta keterampilan konseling anak didiknya.
Kegiatan inti diisi dengan sesi presentasi program kerja dari masing-masing pengurus PIK-R.
Pengurus PIK-R MAN 1 Pangkalpinang memaparkan pelbagai kegiatan unggulan yang telah mereka jalankan.
Antara lain edukasi bahaya pendewasaan usia perkawinan (PUP), pencegahan Triad KRR (Seks Bebas, HIV/AIDS, dan Napza), hingga teknik konseling sebaya yang interaktif.
Padukan Keagamaan dan Kreativitas Siswa
Di sisi lain, PIK-R SMAM Toboali juga membagikan pengalaman mereka dalam mengelola kegiatan konseling yang memadukan pendekatan keagamaan dan kreativitas siswa.
Diskusi berlangsung secara interaktif dan komunikatif, di mana para anggota saling melempar pertanyaan dan memberikan saran terkait kendala yang kerap dijumpai saat mengajak teman sebaya untuk aktif berorganisasi.
Menurut Bu Rahayu, pertukaran pengalaman langsung dengan PIK-R MAN 1 Pangkalpinang membuat para siswa makin percaya diri dalam menjalankan fungsinya sebagai pendidik dan konselor sebaya.
“Kami di SMAM Toboali belajar banyak tentang manajemen media edukasi digital dari mereka” ungkapnya.
Perwakilan pendamping PIK-R MAN 1 Pangkalpinang, Ade Riski, mengungkapkan harapan agar hasil dari kunjungan hari ini dapat membawa dampak nyata setelah para siswa kembali ke sekolah.
Harapannya, program-program yang telah dipelajari dari SMAM Toboali dapat diadaptasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan konseling bagi remaja di MAN 1 Pangkalpinang.
Rangkaian acara kunjungan ini ditutup secara resmi dengan penyerahan kenang-kenangan atau cenderamata dari pihak PIK-R MAN 1 Pangkalpinang kepada SMAM Toboali.
Agenda kemudian berlanjut dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan pendamping. Semoga kunjungan ini menjadi awal dari kerja sama yang berkelanjutan dalam mewujudkan remaja Bangka Belitung yang sehat, cerdas, dan ceria.





0 Tanggapan
Empty Comments