Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Suara Muslim yang Melawan Arus di Negeri Paman Sam

Iklan Landscape Smamda
Suara Muslim yang Melawan Arus di Negeri Paman Sam
Ilhan Omar, Abdul El-Sayed dan Zohran Mamdani (istimewa/PWMU.CO)
Oleh : Agus Rosid Ketua Pemuda Muhammadiyah Bubutan Barat Surabaya 1987–1990
Pelajaran dari Negeri Paman Sam 

Di sinilah tiga nama tersebut membuktikan satu hal: suara kebenaran tidak harus datang dari Timur Tengah. Ia dapat lahir dari lorong-lorong Kongres, dari Balai Kota New York, hingga dari panggung kampanye di Michigan.

Di saat banyak orang memilih diam demi kepentingan politik, mereka memilih berbicara atas nama kemanusiaan.

Tentu, ketiganya bukan tanpa keterbatasan. Mereka juga tidak serta-merta mampu mengubah arah kebijakan Amerika Serikat yang telah lama dibangun melalui kepentingan politik, ekonomi, dan geopolitik.

Namun, keberadaan mereka setidaknya membuktikan bahwa sistem yang kuat sekalipun masih menyediakan ruang bagi suara yang berani berbeda.

Dan keberanian itu, sesungguhnya, menjadi pelajaran penting bagi siapa pun.

SMPM 5 Pucang SBY

Sebab, keberanian tidak selalu lahir dari kekuasaan. Kadang, ia justru tumbuh dari kesediaan untuk tetap berbicara ketika suara mayoritas memilih diam.

Keberanian tidak selalu menjamin kemenangan, tetapi diam hampir selalu memastikan bahwa ketidakadilan berjalan tanpa perlawanan.

Inilah pelajaran paling sederhana dari Negeri Paman Sam: suara kebenaran bisa lahir dari mana saja, asalkan masih ada keberanian untuk mengucapkannya.***

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu