Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Suasana Haru dan Syukur Warnai Pengumuman Kelulusan SD Mumtaz

Iklan Landscape Smamda
Suasana Haru dan Syukur Warnai Pengumuman Kelulusan SD Mumtaz
Sujud syukur atas kelulusan siswa siswi kelas 6 SD Mumtaz. (Laela Fauziah/PWMU.CO)
pwmu.co -

Suasana aula SD Muhammadiyah 1 Taman pada Rabu (3/6/2026) pagi dipenuhi rasa haru dan syukur. Sejak pukul 08.00 WIB, para siswa kelas VI bersama orang tua mulai memadati ruangan, menanti momen yang telah dinantikan selama enam tahun perjalanan pendidikan mereka.

Kegiatan pengumuman kelulusan siswa kelas VI SD Muhammadiyah 1 dan 2 Taman (SD Mumtaz) berlangsung khidmat hingga pukul 10.00 WIB. Wajah-wajah penuh harap tampak menghiasi aula, menghadirkan perpaduan perasaan antara cemas, bahagia, dan penuh doa.

Momen yang dinantikan itu akhirnya tiba, yakni pengumuman kelulusan tahun ajaran 2025/2026. Sebanyak 200 siswa kelas VI dinyatakan lulus 100 persen, dengan rincian 99 siswa dari SD Muhammadiyah 1 Taman dan 101 siswa dari SD Muhammadiyah 2 Taman. Seluruh siswa hadir bersama orang tua untuk menyaksikan secara langsung momen bersejarah tersebut.

Suasana semakin hening ketika prosesi inti dimulai. Pembacaan Surat Keputusan Kelulusan disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Rizky Johan Prasetyo, M.Pd. Setiap kata yang diucapkan disimak dengan penuh perhatian, seakan menjadi penentu dari perjalanan panjang yang telah dilalui para siswa.

Detik demi detik berlalu dalam keheningan yang sarat makna. Hingga akhirnya, kalimat yang paling dinanti pun terdengar, “Seluruh siswa dinyatakan lulus.”

Seketika, suasana aula berubah menjadi penuh kebahagiaan. Tepuk tangan menggema, tangis haru pecah, dan pelukan hangat tak terbendung antara siswa, guru, dan orang tua. Ada air mata perjuangan, ada rasa lega, dan ada kebahagiaan yang tak tergantikan.

Rasa Haru dan Bahagia

Menurut salah satu siswa kelas VI-B, Reva Syabilah, momen kelulusan ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan baginya.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur karena hari ini dinyatakan lulus. Rasanya campur aduk, senang tapi juga sedih karena harus berpisah dengan teman-teman dan guru. Terima kasih untuk semua kenangan indah selama enam tahun ini,” tuturnya haru.

Hal senada juga disampaikan oleh Freya Shereen, siswa kelas VI-C. Ia mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kelulusan yang diraih bersama teman-temannya.

“Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur dan bahagia bisa dinyatakan lulus bersama teman-teman. Terima kasih kepada guru-guru yang telah membimbing kami dengan sabar,” ungkapnya dengan penuh senyum.

Bagi para orang tua, momen ini menjadi bukti nyata dari doa dan usaha yang selama ini mereka panjatkan. Sementara bagi para siswa, kelulusan ini menjadi penanda berakhirnya satu fase kehidupan sekaligus awal dari perjalanan baru yang lebih menantang.

SMPM 5 Pucang SBY

Rasa syukur atas kelulusan tersebut kemudian diwujudkan dalam sujud syukur bersama yang dipandu oleh Amrozi, S.Fil.I., M.Pd. Suasana berubah menjadi khusyuk. Lantunan doa menggema lembut di seluruh ruangan, menghadirkan ketenangan dan kedalaman spiritual yang menyentuh hati setiap hadirin.

Momen ini sekaligus mencerminkan karakter SD Mumtaz sebagai sekolah dengan konsep World Class Education yang tidak hanya berfokus pada keunggulan akademik, tetapi juga menjadikan nilai-nilai Islam sebagai ruh dalam setiap proses pendidikan.

Penilaian secara Menyeluruh

Kelulusan di SD Mumtaz tidak ditentukan semata oleh capaian akademik. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, meliputi aspek kognitif, afektif, psikomotorik, spiritual, serta keterampilan hidup (life skills). Pendekatan ini menjadikan siswa tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Sebagai bagian dari proses pendidikan tersebut, seluruh siswa kelas VI diwajibkan menyusun karya ilmiah berbasis produk. Mereka menghasilkan berbagai karya seperti makanan sehat, alat peraga, hingga produk edukatif yang kreatif. Tidak hanya itu, setiap karya juga disertai laporan ilmiah dan dipresentasikan di hadapan guru serta orang tua.

Proses ini melatih keberanian siswa untuk tampil, mengasah kemampuan berpikir kritis, serta meningkatkan kreativitas dan keterampilan komunikasi sejak dini. Hal ini menjadi salah satu keunggulan SD Mumtaz dalam mempersiapkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif dan inovatif.

Lebih dari sekadar seremoni kelulusan, kegiatan ini menjadi refleksi perjalanan panjang yang penuh makna. Enam tahun bukanlah waktu yang singkat. Di dalamnya terdapat proses belajar, perjuangan, kegagalan, keberhasilan, serta pembentukan karakter yang akan menjadi bekal berharga bagi masa depan siswa.

Dengan kelulusan ini, diharapkan para siswa SD Mumtaz dapat melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya dengan penuh percaya diri. Bekal ilmu, nilai-nilai keislaman, serta karakter yang telah ditanamkan diharapkan mampu menjadi pondasi kuat dalam menghadapi tantangan zaman.

Para guru pun berharap agar para lulusan tetap menjaga akhlak mulia, semangat belajar, serta terus berprestasi di mana pun mereka berada. Sementara bagi orang tua, momen ini menjadi awal dari peran baru dalam mendampingi anak-anak mereka menuju fase kehidupan berikutnya.

Kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari babak baru yang penuh peluang dan harapan. Dari aula SD Mumtaz inilah, langkah-langkah kecil menuju masa depan yang lebih gemilang mulai ditapakkan. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 03/06/2026 20:32
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu