Hari kelima Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto (Spemusa) berlangsung meriah. Bertempat di Aula Ahmad Dahlan, kegiatan pada Jumat (17/7/2026) mengusung tema “Aku dan Talentaku” dengan menghadirkan beragam aktivitas yang memadukan edukasi, kesehatan, seni, dan pembentukan karakter.
Kegiatan diawali dengan Senam Anak Indonesia Hebat yang diikuti seluruh peserta didik baru, guru, dan panitia MPLS.
Selain menjaga kebugaran, kegiatan tersebut menjadi sarana membangun semangat, mempererat kebersamaan, sekaligus membantu peserta didik beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.
Usai senam, kegiatan dilanjutkan dengan Talenta Show atau pentas seni yang menjadi wadah bagi peserta didik baru menampilkan bakat dan kreativitas mereka.
Beragam penampilan memukau tersaji di atas panggung, mulai dari mendongeng, pidato, ansambel musik, pantomim, menyanyi, hingga demonstrasi seni bela diri.
Pentas seni tersebut menunjukkan bahwa peserta didik SPEMUSA tidak hanya memiliki potensi akademik, tetapi juga bakat nonakademik yang layak dikembangkan.
Panitia Talenta Show, Dea Rahmadani, menjelaskan bahwa seluruh penampilan merupakan hasil kreativitas murni para siswa.
“Kegiatan Pentas Seni (Pensi) Talenta Show di akhir MPLS ini murni kreativitas siswa. Dari 146 siswa terdapat 75 persen siswa menampilkan bakatnya masing-masing baik individu maupun kelompok. Performa mereka murni inisiatif siswa tanpa ada penunjukan dan pembagian tugas dari guru atau wali kelas, sehingga tampilan siswa menjadi surprise bagi kami dewan guru dan sekolah. Bagi Dea, dibalik kemampuan masing-masing siswa terdapat cahaya keunikan yang berharga, tinggal bagaimana potensi bakat minatnya diberikan ruang dan wadah pembinaan yang cukup untuk berkembang maksimal,” ungkapnya.
Salah satu penampilan yang menarik perhatian adalah kolaborasi Tapak Suci dan Jujitsu yang mengangkat tema pencegahan bullying.
Melalui demonstrasi bela diri yang dikemas secara edukatif, para siswa menyampaikan pesan bahwa kemampuan bela diri harus digunakan untuk melindungi diri, menghormati sesama, serta menolak segala bentuk perundungan.
Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komitmen SPEMUSA dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, inklusif, dan ramah bagi seluruh peserta didik.
Kepala SMP Muhammadiyah 1 Kota Mojokerto, Nuril Jannah, S.Pd., mengatakan bahwa MPLS dirancang tidak hanya untuk mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membentuk karakter dan menggali potensi peserta didik sejak awal.
Sekolah berharap seluruh peserta didik baru mampu tumbuh menjadi generasi yang sehat, berprestasi, berakhlak mulia, serta berani berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Kegiatan hari itu ditutup pukul 11.30 WIB untuk memberikan kesempatan kepada guru dan siswa putra melaksanakan Salat Jumat. Sementara guru dan siswi putri mengikuti kegiatan keputrian dengan materi fikih perempuan yang dilanjutkan Salat Zuhur berjemaah.
Melalui rangkaian MPLS yang edukatif dan inspiratif, SPEMUSA berharap setiap peserta didik memperoleh ruang untuk mengenali sekaligus mengembangkan bakat dan minatnya sejak dini.





0 Tanggapan
Empty Comments