Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pencerah (KKN-P) Kelompok 35 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mengajak siswa SDN Panglungan 2 membangun kebiasaan menabung sejak dini melalui edukasi dan pembuatan celengan dari barang bekas, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan bertema “Gemar Menabung Sejak Dini” tersebut berlangsung di SDN Panglungan 2, Desa Panglungan, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang.
Selain mengenalkan pentingnya mengelola uang, kegiatan ini juga mengajak siswa peduli terhadap lingkungan melalui pemanfaatan botol plastik dan kardus bekas.
Seluruh siswa SDN Panglungan 2 mengikuti kegiatan yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama diikuti siswa kelas I, II, dan III, sedangkan sesi kedua diikuti siswa kelas IV, V, dan VI. Pembagian tersebut dilakukan agar materi dapat disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa.
Belajar Mengelola Uang Sejak Kecil
Program edukasi tersebut merupakan salah satu kegiatan bidang pendidikan KKN-P Kelompok 35 Umsida yang diarahkan pada pembentukan karakter positif anak.
Mahasiswa mengenalkan menabung sebagai kebiasaan sederhana yang dapat melatih anak hidup hemat, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menggunakan uang.
Dalam penyampaian materi, siswa diajak memahami pengertian dan manfaat menabung, alasan pentingnya membiasakan menabung sejak kecil, serta cara sederhana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satunya dengan menyisihkan sebagian uang saku setiap hari dan mengurangi pengeluaran untuk barang atau jajanan yang tidak terlalu dibutuhkan.
Mahasiswa juga mengajak siswa menentukan tujuan menabung. Uang yang terkumpul, misalnya, dapat digunakan untuk membeli perlengkapan sekolah, buku bacaan, maupun kebutuhan lain.
Materi disampaikan secara interaktif dengan bahasa sederhana. Siswa terlihat aktif menjawab pertanyaan, menceritakan kebiasaan mereka menyimpan uang di rumah, hingga menyampaikan barang yang ingin mereka beli dari hasil menabung.
Pada siswa kelas bawah, pembelajaran dikemas melalui permainan, tanya jawab, serta contoh yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Sementara siswa kelas atas diajak berdiskusi lebih jauh mengenai manfaat menabung untuk masa depan dan pentingnya menggunakan uang secara bijak.
Botol Bekas Disulap Menjadi Celengan
Setelah mendapatkan materi, siswa diajak mempraktikkan langsung kebiasaan menabung dengan membuat celengan sederhana dari barang bekas.
Botol plastik dan kardus yang tidak terpakai dimanfaatkan sebagai bahan utama. Mahasiswa terlebih dahulu menunjukkan tahapan pembuatan celengan, mulai dari menyiapkan bahan, membentuk tempat memasukkan uang, hingga menghiasnya.
Selanjutnya, setiap siswa membuat celengan mereka masing-masing dengan didampingi mahasiswa KKN-P Kelompok 35.
Kertas warna, spidol, lem, gunting, dan berbagai hiasan sederhana digunakan untuk mempercantik celengan. Para siswa tampak antusias menuangkan kreativitas mereka sehingga menghasilkan bentuk dan desain yang beragam.
Selain melatih kreativitas, kegiatan tersebut sekaligus menjadi media mengenalkan konsep reduce, reuse, recycle (3R) kepada siswa.
Melalui kegiatan itu, mahasiswa menunjukkan bahwa barang yang dianggap tidak terpakai masih dapat dimanfaatkan kembali menjadi benda yang berguna.
Menabung Jadi Bagian Pendidikan Karakter
Mahasiswa KKN-P Kelompok 35 Umsida berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada pemahaman teori. Celengan hasil karya siswa diharapkan benar-benar digunakan untuk mulai membangun kebiasaan menyisihkan uang secara rutin.
“Melalui edukasi dan praktik membuat celengan dari bahan daur ulang, kami berharap anak-anak memahami bahwa menabung tidak harus menunggu dewasa,” ujar salah satu mahasiswa KKN-P Kelompok 35.
Menurutnya, kebiasaan baik dapat dimulai melalui tindakan sederhana.
“Anak-anak bisa memulainya dengan menyisihkan sebagian uang saku setiap hari dan memasukkannya ke dalam celengan yang mereka buat sendiri,” lanjutnya.
Program tersebut juga diharapkan membantu siswa belajar membedakan kebutuhan dan keinginan. Dengan demikian, mereka tidak hanya terbiasa menyimpan uang, tetapi juga mulai memahami cara mengelolanya secara bertanggung jawab.
Pihak sekolah dan siswa menyambut positif kegiatan tersebut. Seluruh rangkaian berlangsung interaktif dan penuh antusiasme.
Melalui kegiatan Gemar Menabung Sejak Dini, mahasiswa KKN-P Kelompok 35 Umsida berharap kebiasaan hidup hemat, disiplin, bertanggung jawab, kreatif, serta peduli lingkungan dapat terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari siswa.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments