Para pendekar Tapak Suci SD Muhammadiyah 15 Surabaya (SDM Limas) kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Kejuaraan Nasional Piala Wali Kota Surabaya 2026 yang digelar pada 22–24 Mei 2026.
Kejuaraan tersebut diikuti berbagai perguruan seni bela diri pencak silat di bawah naungan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Dalam kompetisi tingkat nasional itu, SDM Limas mengirimkan 12 atlet terbaiknya untuk bertanding di cabang seni dan tanding.
Dengan semangat juang tinggi, para atlet Tapak Suci Putra Muhammadiyah SDM Limas berhasil membawa pulang total 12 medali, terdiri dari 5 medali emas dan 7 medali perak.
Daftar Peraih Medali Tapak Suci SDM Limas
Berikut daftar atlet Tapak Suci Putra Muhammadiyah SDM Limas yang meraih prestasi dalam Kejuaraan Nasional Piala Wali Kota Surabaya 2026:
- Delinda Zahira Sofyan, kelas 1 Dolphin — medali perak
- Mochammad Mikail Nurdafa, kelas 1 Dolphin — medali perak
- Aldeeva Humayra Cahya Rinaldo, kelas 1 Bee — medali perak
- Hafiz Ramadhan Atillasyah, kelas 1 Bee — medali perak
- Ahmad Drajad Akbar, kelas 2 Rose — medali emas
- Muhammad Aldhenvind Al Ghazi, kelas 2 Rose — medali emas
- Alesha Suri Cahya Rinaldo, kelas 3 BJ Habibie — medali emas
- Nazril Fadlan Abdullah, kelas 3 BJ Habibie — medali emas
- Akeila Agniya Aisha Al-Malik Saputra, kelas 3 Ir Soekarno — medali perak
- Muhammad Kaivan Pradhika, kelas 4 Abu Bakar — medali perak
- Arkaan Tristan Hendarto, kelas 5 Buya Hamka — medali perak
- Tasbihta Hanung Permata Nastiti, kelas 5 Ahmad Dahlan — medali emas
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah karena para atlet mampu membawa nama baik SD Muhammadiyah 15 Surabaya di tingkat nasional.
Atlet Mengaku Senang Bisa Bertanding dengan Perguruan Lain
Salah satu peraih medali emas, Alesha Suri Cahya Rinaldo, murid kelas 3 BJ Habibie, mengaku senang dapat mengikuti kejuaraan tersebut.
” Karena bisa bertanding dengan perguruan beladiri lain. Ini akan mengasah mental dan keberanian. Berbeda dari event sebelumnya yang pernah diikuti biasanya peserta hanya antar sekolah dengan perguruan beladiri yang sama yaitu Tapak Suci.”Celotehnya penuh semangat.
Menurutnya, pengalaman bertanding dengan berbagai perguruan pencak silat memberikan tantangan baru sekaligus meningkatkan mental bertanding.
Pelatih Tekankan Pentingnya Istiqomah Berlatih
Pelatih Tapak Suci Putra Muhammadiyah SD Muhammadiyah 15 Surabaya, Buyung Bastian, menyampaikan bahwa ajang tersebut sangat bermanfaat bagi perkembangan para atlet.
Selain menambah wawasan teknik bertarung dari perguruan lain, kompetisi tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturrahmi antarperguruan pencak silat di Surabaya.
“Yang terpenting bagi para atlet harus Istiqomah untuk berlatih, agar event berikutnya semua atlet bisa meraih medali Emas.”Seru ustadz Buyung panggilan akrabnya.
Kepala Sekolah Beri Apresiasi
Secara terpisah, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 15 Surabaya, Mationo, M.A., turut memberikan apresiasi atas capaian para atlet Tapak Suci SDM Limas.
Ia mengaku bangga terhadap semangat latihan dan perjuangan para siswa hingga mampu meraih prestasi membanggakan.
“Alhamdulillah dan selamat ya anak-anakku semua semoga prestasi ini bisa menjadi pengharum nama sekolah dan kebanyakan buat anak-anakku semua, terimakasih kepada bapak ibu Walimurid yang telah mendukung dan mendo’akan putra putrinya berjuang, demikian juga kepada para pembina dan pelatih, semoga semuanya mendapatkan berkah dari Allah Subhanallahu Wataala.”Seru ustadz Yono panggilan akrabnya sambil tersenyum bangga.
Prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh siswa SDM Limas untuk terus berlatih, berprestasi, dan membawa nama baik sekolah di berbagai ajang kompetisi.





0 Tanggapan
Empty Comments