Upaya meningkatkan kompetensi guru terus dilakukan SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Gresik. Salah satunya melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) bidang numerasi yang digelar selama dua hari, Selasa-Rabu (9-10/6/2026), di aula sekolah. Kegiatan ini diikuti seluruh guru sebagai bagian dari penguatan kompetensi pedagogik dan profesional yang selaras dengan standar Tes Kompetensi Akademik (TKA) jenjang SD/MI.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi pembinaan numerasi yang berlangsung pada Selasa (9/6/2026) pukul 13.00-15.00 WIB. Pembinaan menghadirkan Tim Matematika SDMM, yakni Ria Pusvita Sari, M.Pd. dan Athiq Amiliyah, S.Pd., sebagai fasilitator.
Pada sesi pembinaan, peserta mendapatkan pendalaman materi numerasi yang mengacu pada standar TKA SD/MI. Selain membahas konsep-konsep matematika, fasilitator juga mengajak guru memahami strategi pembelajaran berbasis pemecahan masalah yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Numerasi bukan sekadar berhitung cepat, melainkan bagaimana kita melatih logika berpikir siswa untuk menyelesaikan persoalan di kehidupan nyata,” ujar Ria Pusvita Sari di sela-sela pembinaan.
Melalui pembinaan tersebut, guru diajak memahami cara menyajikan konsep-konsep matematika secara lebih kontekstual sehingga mudah dipahami peserta didik. Pendekatan ini diharapkan dapat mendukung pengembangan kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa dalam proses pembelajaran.
Puncak kegiatan berlangsung pada Rabu (10/6/2026) pukul 13.00-15.00 WIB melalui pelaksanaan Tes UKG Numerasi. Seluruh peserta mengikuti ujian di aula sekolah dengan suasana yang tertib dan penuh konsentrasi.
Soal yang diujikan mengacu pada standar TKA SD/MI dengan penekanan pada kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills atau HOTS). Selain memahami konsep matematika, peserta juga dituntut mampu menganalisis dan menyelesaikan berbagai persoalan numerasi.
Pelaksanaan UKG tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi para guru. Jika dalam kesehariannya mereka berperan sebagai pengajar dan penyusun evaluasi pembelajaran, kali ini mereka berada pada posisi sebagai peserta ujian yang harus menyelesaikan soal dalam batas waktu tertentu.
Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi diri bagi para guru untuk mengetahui tingkat penguasaan materi dan memetakan aspek kompetensi yang masih perlu ditingkatkan. Hasil UKG dapat digunakan sebagai dasar penyusunan program pengembangan profesional guru pada periode berikutnya.
Selain berdampak pada peningkatan kompetensi pendidik, kegiatan tersebut juga diharapkan memberikan pengaruh terhadap kualitas pembelajaran di kelas. Penguasaan numerasi yang lebih baik akan mendukung guru dalam merancang pembelajaran matematika yang lebih variatif, kontekstual, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Melalui kegiatan UKG Numerasi, SD Muhammadiyah Manyar berupaya menjaga kualitas sumber daya pendidik sekaligus mendukung peningkatan mutu pembelajaran. Program ini menjadi bagian dari langkah sekolah dalam mengembangkan kompetensi guru secara berkelanjutan guna menghadapi berbagai tuntutan pendidikan yang terus berkembang. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments