Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Usai Berprestasi di Jepang, Sekolah Kreatif Baratajaya Kembali Bersinar di Kejurnas Kungfu Indonesia 2026

Iklan Landscape Smamda
Usai Berprestasi di Jepang, Sekolah Kreatif Baratajaya Kembali Bersinar di Kejurnas Kungfu Indonesia 2026
Alika Sabrina Adeleo (kelas VI) meraih tiga medali emas dalam ajang Kejuaraan Nasional Kungfu Indonesia 2026. (Ahmad Mahmudi/PWMU.CO)
pwmu.co -

Deretan prestasi kembali ditorehkan SD Muhammadiyah 16 Surabaya atau Sekolah Kreatif Baratajaya. Setelah sebelumnya mengharumkan nama Indonesia melalui ajang Japan Design Idea and Invention Expo (JDIE) 2026 di Osaka, Jepang, sekolah tersebut kembali mencatatkan prestasi dengan meraih juara umum pada Kejuaraan Nasional Kungfu Indonesia 2026.

Kejuaraan yang diikuti berbagai perguruan di bawah naungan Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI) itu diselenggarakan di City of Tomorrow (CITO) Mall Surabaya, Senin (6/7/2026). Dalam ajang tersebut, atlet-atlet Perguruan Wushu Lima Naga Cabang Sekolah Kreatif Baratajaya berhasil memborong medali emas, perak, dan perunggu di berbagai nomor pertandingan.

Guru pembina Wushu SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Taufik, S.Sos.I, mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian para atlet.

“Alhamdulillah, anak-anak yang tergabung dalam Perguruan Wushu Lima Naga Cabang Sekolah Kreatif Baratajaya berhasil menjadi juara umum pada Kejuaraan Nasional Kungfu Indonesia 2026,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Opik itu menjelaskan, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari latihan yang disiplin serta kepercayaan diri para atlet saat bertanding.

SMPM 5 Pucang SBY

“Semua perguruan yang tergabung dalam Aliansi Kungfu Tradisional Indonesia (AKTI) mengikuti Kejuaraan Nasional Kungfu Indonesia 2026. Dengan modal latihan yang disiplin, atlet-atlet kami mampu tampil maksimal dan penuh percaya diri,” tambahnya.

Berikut daftar peraih prestasi dari Perguruan Wushu Lima Naga Cabang Sekolah Kreatif Baratajaya pada Kejurnas AKTI 2026:

  1. Quinzafira Ariella Puspita Bening meraih Juara I jurus tangan kosong perguruan kategori usia 10–12 tahun
  2. Haven Ramadhan Abiyyu Syaferial (kelas IV) meraih Juara I senjata panjang tradisional putra usia 10–12 tahun dan Juara II tangan kosong perguruan putra usia 10–12 tahun.
  3. Alika Sabrina Adeleo (kelas VI) meraih tiga medali emas, yakni pada nomor senjata pendek perguruan, senjata panjang perguruan, dan tangan kosong perguruan usia 10–12 tahun.
  4. Shahana Ariella Orlin (kelas VI) meraih medali emas nomor senjata pendek perguruan dan medali perak nomor tangan kosong perguruan.
  5. Violina Sakhiyya (kelas VI) meraih medali emas nomor senjata pendek perguruan dan medali perak nomor tangan kosong perguruan.
  6. Panggulu Anasheyra Dhuhayu Artantyadi (kelas VI) meraih tiga medali perak pada nomor senjata pendek perguruan, senjata pendek tradisional, dan tangan kosong perguruan.
  7. Latisha Mayda (kelas VI) meraih medali emas nomor Taichi AKTI putri usia 13–15 tahun.
  8. Falisha Naifah (kelas VI) meraih dua medali emas pada nomor senjata pendek tradisional dan tangan kosong perguruan putri usia 10–12 tahun, serta satu medali perunggu pada nomor tangan kosong tradisional.
  9. Dyandra Chandra Anindita (kelas VI) meraih medali emas nomor jurus tangan kosong perguruan usia 10–12 tahun.
  10. Adeeva Afsheen Myesha Darmanto (kelas II) meraih medali perunggu nomor jurus tangan kosong perguruan usia 7–9 tahun.
  11. Sulaiman Keisuke Watanabe Wardhana (kelas VI) meraih medali emas nomor jurus tangan kosong perguruan putra usia 10–12 tahun dan medali perak nomor jurus senjata pendek perguruan.
  12. Shallahudin Maliki Shinohara Wardhana (kelas VI) meraih medali perak nomor jurus senjata pendek tradisional dan tangan kosong perguruan putra usia 10–12 tahun, serta medali perunggu nomor jurus senjata pendek perguruan.

Prestasi tersebut menambah deretan capaian membanggakan SD Muhammadiyah 16 Surabaya di tingkat nasional maupun internasional. Keberhasilan para atlet menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga yang dilakukan sekolah mampu melahirkan peserta didik berprestasi, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga pada cabang olahraga bela diri. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 07/07/2026 16:34
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu