Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Angelina Sondakh Ajak Jamaah Menjadikan Ujian Jalan Menuju Allah

Iklan Landscape Smamda
Angelina Sondakh Ajak Jamaah Menjadikan Ujian Jalan Menuju Allah
Ustadzah Angelina Sondakh berceramah di hadapan warga PCM dan PCA Wonokromo Surabaya. Foto: Basirun/PWMU.CO
Oleh : Basirun

Angelina Sondakh menjadi narasumber utama dalam Safari Dakwah yang digelar Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Wonokromo di Masjid Syuhada Kompleks Pendidikan Muhammadiyah Gadung, Surabaya, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan yang diikuti ratusan jamaah itu mengusung tema “Saat Ikhtiar Menjadi Ibadah dan Lelah Menjadi Cinta Allah.”

Safari Dakwah tersebut merupakan hasil kolaborasi PCM Wonokromo, Takmir Masjid Syuhada, dan Yayasan Cinta Daarud Dakwah Lombok. Dalam tausiyahnya, Angelina membagikan pengalaman hijrahnya sekaligus mengajak jamaah memaknai setiap ujian sebagai jalan untuk semakin mendekat kepada Allah SWT.

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh M. Raditia Rahman, penyandang tunanetra yang merupakan santri Madrasah Qori’mu Majelis Tabligh PCM Wonokromo. Dengan lantunan tartil yang khusyuk, ia membacakan Surah Ali Imran ayat 144–145 sehingga menghadirkan suasana yang penuh kekhidmatan.

Apresiasi Kolaborasi Dakwah

Ketua PCM Wonokromo, Ir. H. Lukman Rahim, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang telah menyukseskan kegiatan tersebut. Ia juga menyambut hangat seluruh jamaah yang hadir dari berbagai unsur Persyarikatan.

Dalam sambutannya, Lukman mengingatkan pentingnya mengambil hikmah dari setiap ujian kehidupan sebagai bagian dari perjalanan spiritual seorang muslim.

“Setiap ujian yang Allah hadirkan pasti mengandung hikmah. Tugas kita adalah bersabar, berikhtiar, dan terus memperbaiki diri agar semakin dekat kepada-Nya,” pesannya.

Dihadiri Guru dan Pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah

Safari Dakwah ini turut dihadiri guru dan pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bawah naungan PCM dan Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Wonokromo.

Lembaga yang hadir antara lain TK ABA 2 Surabaya, TK ABA 9 Surabaya, TK ABA 16 Surabaya, SD Muhammadiyah 6 Gadung (SD Musix), SD Muhammadiyah 7 Surabaya, SD Muhammadiyah 24 Surabaya, SMP Muhammadiyah 4 Surabaya, serta SMA Muhammadiyah 3 Surabaya.

Selain itu, warga Muhammadiyah, Aisyiyah, dan masyarakat umum dari berbagai wilayah juga memadati Masjid Syuhada sejak pagi hari.

Menemukan Cahaya Al-Qur’an di Tengah Ujian

Dalam tausiyahnya, Angelina Sondakh menceritakan perjalanan hijrahnya memeluk Islam sekitar 18 tahun lalu. Sejak memperoleh hidayah, ia berupaya memperdalam ilmu agama, belajar di pondok pesantren, hingga berhasil menghafal 15 juz Al-Qur’an.

Ia mengaku berbagai ujian hidup yang pernah dialaminya justru menjadi sarana untuk semakin mendekat kepada Allah SWT.

“Setiap ujian adalah cara Allah mendidik kita agar semakin dekat kepada-Nya. Ketika semua pintu terasa tertutup, Allah membuka jalan melalui Al-Qur’an,” ungkapnya.

Suasana semakin haru ketika Angelina menceritakan masa-masa sulit saat menjalani hukuman, sementara putranya, Keano, masih berusia kecil dan diasuh oleh keluarga.

Menurutnya, masa tersebut justru menjadi momentum untuk memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an.

SMPM 5 Pucang SBY

Ia juga mengungkapkan bahwa selama menjalani masa tahanan dirinya tidak pernah memperoleh remisi. Namun, ia memilih memandang keadaan tersebut sebagai bentuk kasih sayang Allah SWT agar memiliki lebih banyak waktu menghafal Al-Qur’an.

“Kalau kita tidak dihormati oleh manusia, sebenarnya tidak ada ruginya sama sekali. Yang paling utama adalah bagaimana kita memperoleh kemuliaan di hadapan Allah SWT,” tuturnya.

Surah Ali Imran Ayat 134 sebagai Pedoman

Angelina mengajak jamaah merenungkan firman Allah SWT dalam Surah Ali Imran ayat 134:

الَّذِينَ يُنْفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

Artinya:

“(Yaitu) orang-orang yang berinfak, baik pada waktu lapang maupun sempit, orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah mencintai orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS Ali Imran: 134)

Menurutnya, ayat tersebut mengajarkan bahwa jalan menuju rida Allah ditempuh melalui keikhlasan berbagi, kemampuan menahan amarah, dan kelapangan hati untuk memaafkan sesama.

Angelina juga mengingatkan sebuah hadis Rasulullah SAW:

“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin. Semua urusannya adalah baik baginya. Jika memperoleh kesenangan ia bersyukur, maka itu baik baginya. Jika ditimpa kesusahan ia bersabar, maka itu pun baik baginya.” (HR Muslim).

Ia menegaskan bahwa seorang muslim hendaknya tidak menjadikan ujian sebagai alasan untuk berputus asa, melainkan sebagai kesempatan memperkuat iman, memperbanyak zikir, dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT.

Safari Dakwah ditutup dengan doa bersama dan silaturahmi antarsesama warga Muhammadiyah. Melalui kegiatan ini, PCM Wonokromo berharap semangat dakwah dan kepedulian spiritual terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menguatkan keyakinan bahwa setiap ikhtiar dan setiap lelah akan bernilai ibadah apabila dijalani dengan iman, kesabaran, dan keikhlasan. (*)

SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu