Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tegalsari resmi menyepakati penunjukan Arif Himawan sebagai Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 3 (Spemuga) Surabaya. Persetujuan dilakukan dalam pertemuan lintas cabang di Rumah Padat Karya Viaduct Gubeng, Selasa (30/6) malam.
Kesepakatan tersebut tercapai setelah melalui diskusi alot antara PCM Tegalsari dan PCM Krembangan. Tentu dengan mediasi langsung dari Majelis Pendidikan Dasar, Menengah, dan Pendidikan Non-Formal (Dikdasmen-PNF) PDM Kota Surabaya. Pertemuan yang dihadiri oleh 17 pengurus tersebut membahas penguatan amal usaha Muhammadiyah (AUM) melalui transfer kader antarcabang.
Ketua PCM Tegalsari, Sofyan Affandy Yusuf, S.Kom., menyatakan proses penyerahan kader dari Krembangan menuju Tegalsari ini sudah tuntas seluruhnya. Arif Himawan, yang sebelumnya mengabdi di SMP Muhammadiyah 11 Krembangan, sengaja dibidik karena rekam jejaknya.
“Alhamdulillah pertemuan pada malam ini sudah clear. Dari pihak PCM Krembangan siap melepas Pak Arif Himawan, dan Dikdasmen Daerah juga mengiyakan,” ujar Sofyan di lokasi diskusi.
Sofyan menambahkan, pihaknya kini tinggal menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK) resmi dari PDM sebelum melaksanakan pelantikan resmi. Sekolah tersebut ditargetkan melaju lebih progresif di bawah kepemimpinan baru.
Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Surabaya, Dikky Syadqomullah, S.H.I., M.Hes., bersama Sekretaris, Sugeng Purwanto, menilai langkah pengiriman kader melintasi batas cabang menjadi preseden baik. Langkah taktis tersebut diambil guna mengejar target pembenahan di tubuh SMP Muhammadiyah 3 Surabaya.
“Tenaga muda dari Pak Arif Himawan supaya SMP Muhammadiyah 3 semakin di depan,” tegas Dikky.
Dikky memuji kinerja kepala sekolah sebelumnya, Maria Elen Veronica, S.Ag., M.Pd., yang berhasil membawa sekolah meraih akreditasi A dan menyabet predikat Inspiring School.
“SMP Muhammadiyah 3 ini sebenarnya sudah bagus di tangan Ibu Ellen, buktinya akreditasi A dan jadi Inspiring School. Karena periodesasi, tentu butuh penyegaran.Nah, hadirnya tenaga muda seperti Pak Arif Himawan ini diharapkan bisa membawa gerak sekolah jadi lebih kencang lagi, biar makin di depan, “ujar Dikky.
Wakil Ketua PCM Krembangan yang membidangi Dikdasmen-PNF H. Sutikno, S.Sos., M.H., membenarkan bahwa figur yang dilepas oleh cabangnya memiliki modal etos kerja yang kuat untuk mengelola institusi pendidikan. Sinergi ini diharapkan mampu memecah ketimpangan kualitas antar-AUM di Surabaya.
“Yang saya tahu Pak Arif ini orangnya ulet dan insyaallah bisa dipercaya,” kata Sutikno.





0 Tanggapan
Empty Comments