Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ahmad Dahlan Lamongan memperkuat sinergi dengan satuan pendidikan menengah melalui penyelenggaraan seminar dan penandatanganan nota kesepahaman (MoU).
Agenda tersebut berlangsung di Kampus 2 ITB Ahmad Dahlan Lamongan, Selasa (21/04/2026).
Lebih lanjut, kegiatan ini melibatkan kepala sekolah serta guru Bimbingan dan Konseling (BK) dari berbagai SMA/SMK/MA negeri dan swasta di Kabupaten Lamongan.
Adapun kegiatan ini mengusung tema “Peran Guru Bimbingan dan Konseling dalam Menjembatani Potensi Siswa menuju Pendidikan Tinggi yang Relevan dan Kompetitif”.
Kegiatan berfokus pada penguatan peran strategis guru BK dalam membantu siswa merencanakan masa depan pendidikan secara terarah.
Kunci Peningkatan Kesiapan Siswa
Rektor ITB Ahmad Dahlan Lamongan, Dr Darianto SE MM, menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menjadi kunci dalam meningkatkan kesiapan siswa menghadapi jenjang pendidikan tinggi.
“Sinergi ini penting agar siswa tidak hanya memiliki informasi yang cukup, tetapi juga mampu mengambil keputusan pendidikan secara rasional dan sesuai dengan potensi yang dimiliki” ujarnya.
Ia menambahkan, guru BK memiliki posisi sentral dalam proses pendampingan siswa, khususnya dalam mengenali minat, bakat, serta menentukan pilihan studi yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Seminar menghadirkan narasumber Dr Piet Hizbullah Khaidir SAg MA, yang memaparkan pentingnya pendekatan komprehensif dalam layanan bimbingan dan konseling.
Dalam paparannya, ia menekankan bahwa pendampingan yang sistematis dan berkelanjutan akan membantu siswa memahami kapasitas diri serta menyesuaikannya dengan pilihan pendidikan tinggi yang tepat.
Selain sesi seminar, kegiatan juga terisi dengan pemaparan profil institusi, program studi, serta fasilitas pendukung yang ITB Ahmad Dahlan Lamongan miliki.
Informasi tersebut harapannya dapat menjadi referensi bagi pihak sekolah dalam memberikan arahan yang lebih akurat kepada siswa terkait pilihan studi lanjut.
Puncak Acara
Sebagai puncak acara, terdapat penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara ITB Ahmad Dahlan Lamongan dengan perwakilan sekolah.
Kerja sama ini mencakup penguatan komunikasi kelembagaan, sosialisasi pendidikan tinggi, hingga pendampingan siswa dalam perencanaan studi lanjut.
Perwakilan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK), Nuhan Bardi dari SMAN 1 Brondong, menyambut positif kegiatan tersebut.
Ia menilai kegiatan seminar dan kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi guru BK dalam memperluas wawasan terkait informasi pendidikan tinggi.
“Kegiatan ini sangat membantu kami sebagai guru BK dalam memberikan arahan yang lebih tepat kepada siswa. Dengan adanya kerja sama ini, informasi mengenai perguruan tinggi menjadi lebih jelas dan terarah” ungkapnya.
Ia juga berharap kolaborasi antara ITB Ahmad Dahlan Lamongan dengan sekolah dapat terus berlanjut dan semakin ditingkatkan di masa mendatang.
“Ke depan, kami berharap kerja sama seperti ini tidak hanya berhenti pada kegiatan seminar dan MoU, tetapi juga diikuti dengan program berkelanjutan. Seperti pendampingan siswa, kunjungan kampus, serta kegiatan pembinaan yang dapat memberikan pengalaman langsung kepada siswa dalam mengenal dunia perguruan tinggi” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, ITB Ahmad Dahlan Lamongan menegaskan komitmennya untuk terus memperluas kemitraan strategis dengan sekolah.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia, khususnya di Kabupaten Lamongan.





0 Tanggapan
Empty Comments