Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Masjid Al Furqon Jetis Benahi Tata Kelola Setelah Vakum Lima Tahun

Iklan Landscape Smamda
Masjid Al Furqon Jetis Benahi Tata Kelola Setelah Vakum Lima Tahun
Rapat perdana pengurus Takmir Masjid Al Furqon Mlirip Jetis Mojokerto (Tri Febriandi Amrulloh/PWMU.CO)

Setelah mengalami masa vakum selama lebih dari lima tahun, Masjid Al Furqon Muhammadiyah Jetis mulai melakukan pembenahan tata kelola melalui rapat rutin perdana yang dihadiri jamaah, Ketua PCM Jetis Mojokerto M. Quraisy Hakauf, S.H., M.M., serta sejumlah aktivis masjid yang memiliki perhatian terhadap pengembangan Masjid Al Furqon.

Rapat tersebut membahas penyusunan kepengurusan, program kerja, dan tata kelola Masjid Al Furqon setelah mengalami masa vakum selama lebih dari lima tahun. Dalam rapat tersebut, peserta juga membahas fungsi masjid sebagai sarana pembinaan umat, pemberdayaan masyarakat, serta pengembangan kegiatan generasi muda.

Dalam pertemuan tersebut, peserta rapat membahas sejumlah agenda yang berkaitan dengan pengelolaan masjid. Setidaknya terdapat tiga fokus utama yang disepakati, yaitu penguatan manajemen masjid, penetapan target pengembangan yang terukur, dan penerapan sistem keuangan yang transparan.

Penguatan Manajemen Masjid

Salah satu pembahasan dalam rapat adalah penyusunan sistem manajemen masjid yang lebih terorganisasi. Langkah awal yang direncanakan berupa penyusunan struktur kepengurusan yang jelas dengan melibatkan jamaah yang selama ini aktif dalam kegiatan kemasjidan.

Selain pembentukan kepengurusan, rapat juga membahas pembagian tugas dan tanggung jawab setiap bidang. Pembagian tugas tersebut dilakukan untuk memperjelas peran dan tanggung jawab masing-masing pengurus.

Peserta rapat menilai bahwa keberlangsungan program masjid memerlukan dukungan sistem organisasi yang tertata. Karena itu, penguatan manajemen menjadi salah satu prioritas dalam proses pembenahan yang sedang dilakukan.

Menyusun Target Pengembangan

Agenda berikutnya adalah penyusunan target pengembangan masjid yang dapat dievaluasi secara berkala. Salah satu target yang menjadi perhatian adalah peningkatan jumlah jamaah tetap dalam berbagai kegiatan ibadah dan pembinaan.

Selain itu, rapat juga membahas upaya meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam aktivitas masjid. Pengurus menilai bahwa partisipasi remaja dan pemuda perlu terus didorong melalui berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dalam rapat tersebut juga dibahas rencana penyelenggaraan program yang melibatkan remaja dan pemuda dalam kegiatan keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.

SMPM 5 Pucang SBY

Transparansi Keuangan

Pembahasan lain yang menjadi perhatian dalam rapat adalah penerapan sistem keuangan yang transparan dan akuntabel. Pengurus menilai bahwa keterbukaan informasi keuangan merupakan bagian penting dalam pengelolaan masjid.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Ketua DKM Al Furqon, Tri Febriandi Amrulloh, M.Ag., menyampaikan, “Laporan keuangan masjid mohon disampaikan secara rutin kepada jamaah sebelum pelaksanaan khutbah Jumat dimulai. Karena di momen itu menjadi waktu berkumpulnya jamaah dalam jumlah besar sehingga informasi dapat diterima secara luas.”

Selain diumumkan secara langsung kepada jamaah, laporan keuangan juga direncanakan untuk dipasang pada papan informasi yang berada di area masjid agar dapat diakses oleh masyarakat setiap saat.

Melalui mekanisme tersebut, jamaah dapat mengetahui pemasukan, pengeluaran, serta kondisi keuangan masjid secara berkala. Informasi tersebut akan digunakan sebagai bahan laporan kepada jamaah mengenai kondisi keuangan dan pelaksanaan program masjid.

Menata Langkah Ke Depan

Rapat rutin perdana ini menjadi bagian dari upaya mengaktifkan kembali berbagai kegiatan Masjid Al Furqon Muhammadiyah Jetis setelah mengalami masa vakum yang cukup panjang.

Hasil rapat menunjukkan adanya kesepakatan untuk memperkuat sistem pengelolaan masjid melalui manajemen yang lebih terstruktur, target pengembangan yang dapat diukur, serta tata kelola keuangan yang terbuka.

Melalui langkah-langkah tersebut, pengurus berharap Masjid Al Furqon dapat menjalankan fungsi ibadah, dakwah, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat secara lebih optimal. Selain itu, masjid juga diharapkan dapat menjadi ruang pembinaan generasi muda sehingga kegiatan kemasjidan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 02/06/2026 07:35
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu