Belajar tidak selalu dilakukan di dalam kelas. Melalui kegiatan Ceria Pandu Athfa (CPA), siswa kelas 4–5 mendapatkan pengalaman belajar melalui berbagai aktivitas kepanduan yang memadukan kemandirian, kedisiplinan, keberanian, kreativitas, dan kerja sama.
Kegiatan CPA berlangsung selama dua hari, Rabu–Kamis, 26–27 Agustus 2026. Selama kegiatan, para siswa mengikuti beragam aktivitas, mulai dari mendirikan dan menata perlengkapan di tenda, menjelajahi sejumlah pos, hingga menampilkan kreativitas dalam malam api unggun.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pembukaan yang diikuti seluruh peserta. Setelah itu, para siswa memasukkan barang-barang ke dalam tenda dan merapikan perlengkapan masing-masing.
Aktivitas tersebut menjadi bagian dari pembelajaran kemandirian sekaligus melatih rasa tanggung jawab terhadap barang pribadi dan lingkungan sekitar.
Sebelum melanjutkan kegiatan berikutnya, seluruh peserta melaksanakan salat berjamaah dan makan siang bersama. Kebersamaan para siswa pun semakin terasa saat mereka menikmati waktu makan bersama teman-temannya.
Usai kegiatan tersebut, peserta mulai menjelajahi lima pos yang telah disiapkan, yakni Pos Sandi Kotak, Pos Outbond, Pos PBB, Pos Formasi Barisan, dan Pos Pioneering.
Setiap pos menghadirkan tantangan berbeda. Pada Pos Sandi Kotak, siswa belajar memecahkan sandi sekaligus mengasah ketelitian.
Sementara Pos Outbond mengajak mereka untuk melatih keberanian, ketangkasan, dan kemampuan bekerja sama. Pos PBB dan Pos Formasi Barisan menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan, kekompakan, serta kemampuan mengikuti instruksi.
Adapun pada Pos Pioneering, siswa diperkenalkan dengan keterampilan membuat berbagai bentuk menggunakan tali.
Keseruan kegiatan semakin terasa melalui yel-yel yang ditampilkan setiap kelompok. Sebelum menjalani tantangan di masing-masing pos, para siswa meneriakkan yel-yel kelompok dengan penuh semangat.
Suara riuh, tawa, dan antusiasme peserta mewarnai perjalanan mereka dari satu pos ke pos lainnya.
Setelah menyelesaikan seluruh tantangan, para siswa kembali ke tenda untuk membersihkan diri dan merapikan barang-barang. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ishoma sebagai waktu untuk beribadah dan beristirahat.
Malam hari menjadi salah satu momen yang paling dinantikan para peserta. Setiap kelompok mendapat kesempatan menampilkan kreativitas dalam kegiatan malam api unggun.
Beragam penampilan disuguhkan, mulai dari drama, menyanyi, gerak dan lagu, hingga dance. Para siswa tampil dengan percaya diri sambil menunjukkan kekompakan dan kreativitas kelompok masing-masing.
Gelak tawa dan tepuk tangan turut mengiringi setiap penampilan yang disajikan.
Memasuki hari kedua, kegiatan dimulai dengan senam pagi. Para siswa mengikuti gerakan dengan penuh semangat sebelum melanjutkan kegiatan renang.
Aktivitas tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk bersenang-senang sekaligus melatih keberanian dan kemampuan diri.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai, para peserta bersama-sama membereskan barang dan membersihkan area kegiatan. CPA kemudian ditutup dengan pemberian hadiah kepada kelompok terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama, kedisiplinan, kekompakan, dan semangat yang ditunjukkan selama kegiatan.
Tidak hanya kelompok terbaik, seluruh siswa peserta CPA juga mendapatkan apresiasi atas partisipasi dan semangat mereka.
Selama dua hari, kegiatan Ceria Pandu Athfa tidak hanya menjadi ruang untuk bermain dan berkemah. Beragam aktivitas yang dijalani menjadi pengalaman bagi siswa kelas 4–5 untuk belajar menghadapi tantangan bersama, membangun kemandirian, serta menumbuhkan rasa percaya diri dan kekompakan.





0 Tanggapan
Empty Comments