Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Fortasi Bekali Pelajar Baru dengan Nilai Kemuhammadiyahan

Iklan Landscape Smamda
Fortasi Bekali Pelajar Baru dengan Nilai Kemuhammadiyahan
Pemaparan materi Kemuhanmadiyahan dari Cak Lutfi (Ahmad Fauzul/PWMU.CO)
pwmu.co -

Peserta Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) 2026 di SMK TI Muhammadiyah 11 Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Paciran memperoleh pembekalan materi Kemuhammadiyahan sebagai upaya memperkuat karakter dan jati diri pelajar Muhammadiyah. Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (15/7/2026) dan menjadi salah satu rangkaian Fortasi bagi peserta didik baru.

Materi disampaikan oleh Muhammad Lutfi, S.Pd., alumnus sekaligus mantan Ketua Umum PC IPM Paciran periode 2017–2019. Dalam pemaparannya, ia mengajak peserta memahami Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang berorientasi pada kemajuan umat, bangsa, dan kemanusiaan.

Lutfi membuka materi dengan mengulas sejarah berdirinya Muhammadiyah yang didirikan oleh KH Ahmad Dahlan sebagai gerakan pembaruan dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat. Ia juga mengajak peserta meneladani sosok pendiri Muhammadiyah tersebut yang dikenal memiliki semangat memajukan pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.

Selanjutnya, peserta diperkenalkan pada karakter Muhammadiyah sebagai gerakan Islam, gerakan dakwah, dan gerakan tajdid yang terus menghadirkan nilai-nilai Islam yang mencerahkan serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan kehidupan.

Selain itu, Lutfi menjelaskan konsep Islam Berkemajuan yang menempatkan ilmu pengetahuan, inovasi, toleransi, dan pembangunan peradaban sebagai bagian dari implementasi ajaran Islam yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah.

Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai kontribusi Muhammadiyah di berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, pelayanan sosial, kebencanaan, hingga pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, berbagai amal usaha Muhammadiyah menjadi bukti nyata peran organisasi dalam memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

SMPM 5 Pucang SBY

Menutup penyampaian materi, Lutfi menekankan pentingnya peran pelajar Muhammadiyah sebagai penerus cita-cita Persyarikatan.

“Kader IPM bukan hanya menjadi pelajar yang sukses secara akademik, tetapi juga diharapkan mampu menjadi generasi yang berilmu, berkarakter, berprestasi, mampu menjadi agen perubahan yang membawa perubahan positif dan aksi nyata di tengah masyarakat,” pesannya.

Materi Kemuhammadiyahan menjadi salah satu bagian dalam rangkaian Fortasi 2026 yang dirancang untuk mengenalkan nilai-nilai Persyarikatan kepada peserta didik baru. Melalui pembekalan tersebut, peserta diharapkan memahami identitas Muhammadiyah sekaligus memiliki bekal untuk mengimplementasikan nilai-nilai keislaman, kepemimpinan, dan pengabdian dalam kehidupan sehari-hari selama menempuh pendidikan di SMK TI Muhammadiyah 11 Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Paciran. (*)

Revisi Oleh:
  • Tanwirul Huda - 16/07/2026 17:31
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu