Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) SMA Muhammadiyah 6 Karangasem Paciran (Smamusix) resmi membuka rangkaian Forum Ta’aruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) 2026, Sabtu (18/7/2026). Kegiatan yang digelar di halaman sekolah tersebut menjadi awal pembinaan bagi peserta didik baru agar tumbuh menjadi pelajar yang berakhlak, berilmu, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Pembukaan berlangsung meriah dengan diikuti seluruh siswa baru, guru, dan pengurus PR IPM Smamusix. Tahun ini, Fortasi mengusung konsep Adikara, akronim dari Adibrata Dhiwangkara, yang menjadi landasan pembinaan karakter selama kegiatan berlangsung.
Konsep tersebut mengandung makna membentuk pribadi yang berbudi pekerti luhur sekaligus mampu menjadi cahaya yang memberi manfaat bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Kepala SMA Muhammadiyah 6 Karangasem, Siswati, mengapresiasi kerja keras panitia dan pengurus PR IPM yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.
“Selamat datang kepada ananda semua di keluarga besar Smamusix. Melalui Fortasi dengan konsep Adikara ini, kami berharap kalian tidak hanya mengenal sekolah, tetapi juga menanamkan nilai Adibrata, yaitu budi pekerti yang baik, dan Dhiwangkara, yaitu menjadi cahaya yang memberi manfaat. Jadikan tiga tahun ke depan sebagai momentum untuk berprestasi dan berakhlak mulia,” pesannya.
Ketua PR IPM Smamusix, Anindiya, menjelaskan bahwa konsep Adikara bukan hanya menjadi tema Fortasi, tetapi juga tujuan yang ingin diwujudkan selama proses pembinaan siswa baru.
Menurutnya, nilai Adibrata mengajarkan pentingnya adab dan karakter yang kuat, sedangkan Dhiwangkara mengajak setiap pelajar menjadi pribadi yang mampu menginspirasi dan memberi manfaat bagi orang lain.
“Konsep Adikara ini bukan hanya tema, tapi target kita bersama. Adibrata berarti kita harus punya adab dan karakter yang kuat. Dhiwangkara artinya kita harus jadi pribadi yang bermanfaat dan menginspirasi. Semoga selama Fortasi teman-teman bisa tumbuh menjadi kader IPM yang tangguh,” ujarnya.
Usai sambutan, pembukaan Fortasi ditandai dengan pemukulan gong. Suasana semakin semarak melalui penampilan marching band, hadrah, serta yel-yel kebangsaan yang dibawakan pengurus PR IPM Smamusix.
Fortasi Smamusix 2026 akan berlangsung selama beberapa hari dengan berbagai materi yang dirancang untuk memperkuat karakter dan kepemimpinan siswa baru.
Peserta akan mendapatkan pembekalan mengenai Kemuhammadiyahan, ke-IPM-an, kepemimpinan, pelatihan membatik, hingga kegiatan edukatif bersama petugas pemadam kebakaran.
Selama kegiatan, siswa baru juga diajak berinteraksi, bekerja sama dalam kelompok, serta memahami nilai-nilai Islam dan Kemuhammadiyahan sebagai bekal menjalani kehidupan sekolah.
Melalui Fortasi 2026, sekolah bersama PR IPM Smamusix berharap mampu mencetak generasi pelajar yang unggul secara akademik, kuat dalam keimanan, berakhlak mulia, serta siap menjadi pelopor perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Rangkaian pembukaan ditutup dengan doa bersama dan foto bersama seluruh peserta, panitia, serta dewan guru.





0 Tanggapan
Empty Comments