Suasana hangat menyelimuti Aula SMP Muhammadiyah 5 Tulangan pada Jumat (7/8/2026). Sebanyak 65 pegawai dari SMP/MTs Muhammadiyah se-Kabupaten Sidoarjo mengikuti kegiatan Mastering Education Branding and Marketing yang diselenggarakan Forum Silaturahmi dan Komunikasi SMP/MTs Muhammadiyah (Foskam) Kabupaten Sidoarjo.
Mengusung tema “Membangun Branding Sekolah yang Kuat Menuju Lembaga Pendidikan Muhammadiyah yang Unggul dan Berdaya Saing”, kegiatan yang dimulai pukul 08.20 WIB itu diawali dengan pembacaan Al-Qur’an Surat Al-Mujadilah ayat 11 oleh Muhammad Ash Habul Kahfi, M.Pd., dari SMP Muhammadiyah 1 Sidoarjo.
Ketua Foskam Kabupaten Sidoarjo, Agus Widyanto, M.Pd., dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk membangun citra sekolah sebagai bagian dari ikhtiar dakwah melalui pendidikan. Menurutnya, setiap usaha yang dilakukan untuk memajukan sekolah akan bernilai ibadah dan memberikan dampak positif.
“Allah mengetahui apa yang sedang kita lakukan. Apa pun ikhtiar yang kita lakukan agar sekolah semakin dikenal dan berkembang, insyaallah akan membawa kebaikan,” ujar Kepala SMP Muhammadiyah 3 Waru tersebut.
Ia menegaskan bahwa seluruh SMP/MTs Muhammadiyah di Kabupaten Sidoarjo merupakan satu keluarga besar yang bergerak bersama di bawah Foskam. Semangat tersebut sejalan dengan slogan organisasi, “Bergerak Selaras, Maju Bersama.”
Sementara itu, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Nonformal Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sidoarjo, Kohar, M.Pd., mengungkapkan bahwa enam dari sebelas SMP/MTs Muhammadiyah di Kabupaten Sidoarjo mengalami peningkatan jumlah peserta didik pada tahun ini.
Menurutnya, kepemimpinan kepala sekolah menjadi salah satu faktor penting yang menentukan perkembangan sebuah sekolah.
“Wajah sekolah adalah wajah kepala sekolah. Tidak jarang sekolah yang sebelumnya maju mengalami penurunan jumlah siswa setelah terjadi pergantian kepala sekolah. Sebaliknya, ada sekolah yang semula memiliki sedikit siswa, tetapi setelah dipimpin kepala sekolah baru, jumlah siswanya meningkat drastis,” tuturnya.
Kohar kemudian mengibaratkan sekolah sebagai sebuah kendaraan, sedangkan kepala sekolah adalah pengemudinya.
“Ada pengemudi yang menjalankan kendaraan dengan penuh kehati-hatian agar seluruh penumpang selamat sampai tujuan. Ada pula yang melaju sangat cepat demi segera mencapai tujuan. Karena itu, kepala sekolah harus mampu mengelola sekolah secara bijaksana dan terarah,” jelasnya.
Kegiatan peningkatan kapasitas tersebut menghadirkan Konsultan Bidang Lembaga Pendidikan, Ade Candra Sutrisna, S.I.Kom., CDMP, sebagai narasumber utama. Selama sehari penuh, peserta memperoleh materi mengenai strategi membangun branding dan pemasaran sekolah agar lembaga pendidikan Muhammadiyah semakin unggul, kompetitif, serta dipercaya masyarakat.
Pelatihan berlangsung hingga pukul 16.00 WIB dengan harapan mampu memperkuat citra dan daya saing SMP/MTs Muhammadiyah di Kabupaten Sidoarjo. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments