Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Guru SD Muhammadiyah Manyar Dalami Pemanfaatan AI dan Coding untuk Pendidikan Masa Depan

Iklan Landscape Smamda
Guru SD Muhammadiyah Manyar Dalami Pemanfaatan AI dan Coding untuk Pendidikan Masa Depan
Prof. Dr. Andi Kristanto, S.Pd., M.Pd dengan pendekatan Urgensi Pemanfaatan Teknologi Coding dan AI dalam Pembelajaran, Andi saat menunjukkan Tools yang perlu dikuasai saat pembelajaran (Zaki/PWMU.CO)
pwmu.co -

Tiga guru SD Muhammadiyah Manyar (SDMM) Kabupaten Gresik, Jawa Timur mengikuti Acer Education Tecknology (Edutech) 2026 di Hall lantai 5 Hotel Monvenpick Jalan Ahmad Yani Kota Surabaya, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan tahunan untuk merilis perhelatan Acer Smart School Award 2026 dihadari belbagai pakar di bidang Teknologi Pendidikan, Pemerintah, Kepala Dinas Pendidikan, Pengawas, Kepala sekolah dan Guru secara Nasional.

Diataranya yang hadir sebagai narasumber dan Keynote Speaker Profesor Anita Lie, M.A., Ed. D. guru besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya.

Prof. Anita sebagaimana akrabnya disapa, menyampaikan materi krusial tentang bagaimana membangun atmosfir sekolah masa depan yang aman dalam penggunakan Kecerdasan Artifisial sebagai Transformasi Menuju Pendidikan Masa Depan.

Anita yang juga salah satu anggota Badan Akreditasi Nasional Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (BAN Pauddikdasmen) periode 2023-2028 oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), mengungkapkan sisi bahaya dari AI dalam buku Nexus karya Yuval Noah Harari yang menitik beratkan tentang bahaya AI.

Harari barnarasi bahwa berbeda dengan teknologi sebelumnya, AI dapat membuat keputusan sendiri dan menghasilkan fiksi tanpa kendali penuh dari manusia.

SMPM 5 Pucang SBY

Karenanya Anita menghimbau kepada sekolah untuk menemukan kelemahan AI yaitu sisi kreatifitas anak didik juga guru dalam menyelesaikan permasalahan pembelajaran.

“Apa saja AI yang kalah, (salah satunya) kretifitas, moral dan kebijaksanaan. Maka agar siswa menjadi kritis maka perlu ada kreatifitas salah satunya lewat Coding,” Ujarnya.

Selain Prof. Anita hadir pula pakar Teknologi Pendidikan dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Prof. Dr. Andi Kristanto, S.Pd., M.Pd dengan pendekatan Urgensi Pemanfaatan Teknologi Coding dan AI dalam Pembelajaran.

Prof. Andi lebih fokus penyampaiannya pada bagaimana seharusnya pembelajaran dirancang dan disajikan untuk peserta didik, terutama ada tools yang perlu dikuasai seorang guru atau dosen agar pembelajaran tidak lagi membosankan, apalagi dalam perkembangan teknologi seperti saat ini banyak aplikasi yang berlomba-lomba memasang fitur AI, sehingga memudahkan tugas guru. (*)

Revisi Oleh:
  • Amanat Solikah - 18/09/2026 20:56
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu