SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang menggelar Malam Bina Iman dan Takwa (Mabit) pada (11–12/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan sekolah dan sekitar masjid tersebut diisi kajian Islam, tadarus Al-Qur’an, salat berjamaah, serta qiyamul lail.
Mabit dilaksanakan secara bergantian setiap angkatan dan menjadi bagian dari pembinaan keislaman siswa. Melalui kegiatan tersebut, siswa dibiasakan meningkatkan kedisiplinan beribadah, memperkuat karakter Islami, serta membangun ukhuwah.
Selama kegiatan berlangsung, siswa didampingi para guru dan mahasiswa Praktik Kerja Lapangan (PKL) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Rangkaian acara dimulai pada pukul 14.30 WIB dan berakhir pada pukul 06.00 WIB keesokan harinya.
Diisi Kajian Psikologi dan Tadarus
Kegiatan diawali dengan presensi kehadiran siswa, kemudian dilanjutkan salat Ashar berjamaah. Setelah itu, siswa mengikuti materi pertama tentang psikologi yang disampaikan dua dosen psikologi UMM hingga pukul 17.00 WIB.
Materi tersebut menjadi bagian awal pembinaan siswa sebelum memasuki rangkaian ibadah malam. Setelah beristirahat, siswa melaksanakan salat Magrib berjamaah dan mengikuti tadarus Al-Qur’an.
Tadarus diawali secara bersama-sama, kemudian dilanjutkan dalam kelompok halaqah masing-masing. Setiap kelompok didampingi guru dan mahasiswa PKL UMM hingga memasuki waktu salat Isya.
Setelah salat Isya berjamaah, siswa diberi waktu untuk makan, beristirahat, dan mengurus keperluan pribadi. Pada pukul 19.30 WIB, seluruh siswa kembali berkumpul di masjid untuk mengikuti materi lanjutan.

Materi kedua bertajuk “Mengenal Diri dan Hakikat Manusia dalam Islam” disampaikan oleh Burhan dan Azhari, mahasiswa PKL UMM. Selanjutnya, Mujahiddin, mahasiswa PKL UMM, menyampaikan materi ketiga dengan tema “Memahami Tujuan Hidup Menurut Al-Qur’an”.
Dua materi tersebut mengajak siswa memahami diri, hakikat manusia, serta tujuan hidup berdasarkan nilai-nilai Islam. Para siswa mengikuti pemaparan materi dan mencatat hal-hal penting yang disampaikan oleh pemateri.
Setelah materi selesai, siswa mengumpulkan catatan hasil kajian untuk diberi stempel. Mereka kemudian kembali ke ruang masing-masing untuk membersihkan diri dan beristirahat sebelum mengikuti rangkaian kegiatan dini hari.
Bangun Dini Hari untuk Qiyamul Lail
Rangkaian Mabit berlanjut pada pukul 02.30 WIB. Para siswa dibangunkan untuk mengikuti salat qiyamul lail yang diimami Mujahiddin, mahasiswa PKL UMM.
Setelah qiyamul lail, siswa mengikuti kultum yang disampaikan Lukman Hakim, S.HI., M.Pd.I. Rangkaian pembinaan tersebut dilanjutkan hingga memasuki waktu salat Subuh.
Salat Subuh berjamaah kembali diimami oleh Mujahiddin. Setelah salat, para siswa melanjutkan tadarus Al-Qur’an sesuai kelompok halaqah masing-masing hingga pukul 05.00 WIB.
Kegiatan tadarus pagi menjadi bagian dari pembiasaan siswa untuk menjaga interaksi dengan Al-Qur’an, sekaligus melatih kedisiplinan dalam mengikuti rangkaian ibadah yang telah dijadwalkan.
Sebelum kegiatan berakhir, sambutan penutupan disampaikan Febrianto Wijaya, S.Pd. Setelah itu, para siswa membersihkan ruangan, merapikan barang pribadi, dan mengisi presensi sebelum pulang.
“Kegiatan mabit kelas XI kali ini berjalan lebih baik dibandingkan sebelumnya, di mana peserta mampu mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib, mudah diarahkan, memahami materi yang disampaikan, tidak ribut atau bermain ponsel saat kegiatan berlangsung, serta disiplin dalam waktu istirahat dan tidur,” ungkap Bapak Febrianto Wijaya, S.Pd.
Seluruh rangkaian Mabit SMK Muhammadiyah 2 Kota Malang secara resmi selesai pada pukul 06.00 WIB.
Keterlibatan guru dan mahasiswa PKL UMM dalam kegiatan tersebut memberikan pendampingan kepada siswa selama mengikuti kajian, ibadah berjamaah, tadarus, hingga qiyamul lail. Melalui Mabit, sekolah berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui praktik ibadah dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments