Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kota Surabaya resmi dilantik untuk periode 202IMM Surabaya Teguhkan Arah Baru, Kolaborasi Jadi Kunci Gerakan6–2027, Ahad (26/04/2026). Dalam momentum tersebut, Muhammad Alwi Shihab dikukuhkan sebagai Ketua Umum menegaskan akan membawa semangat baru yang sesuai dengan tema yang diangkat dalam pelantikan ini “Meneguhkan Nilai, Menggerakkan Perubahan”.
Dalam sambutannya, Alwi menegaskan bahwa fokus utama kepemimpinannya adalah penguatan internal organisasi.
Menurutnya, kekompakan dan penyelesaian persoalan internal menjadi fondasi penting sebelum IMM mampu menghadirkan perubahan yang lebih luas di tengah masyarakat.
“Harapannya, kita dapat bersepakat secara kompak bahwa konsentrasi kita saat ini adalah peneguhan internal. Apabila permasalahan internal telah kita selesaikan, maka kita baru bisa membawa perubahan kebaikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa perubahan tidak dapat terwujud tanpa internalisasi nilai yang kuat. Tanpa itu, gerakan IMM dinilai tidak akan menghasilkan dampak yang utuh dan berkelanjutan.

Dalam periode kepemimpinannya, Alwi memperkenalkan arah gerakannya yaitu Gerakan Progresif Kolaboratif sebagai arah strategis organisasi. Gerakan ini menekankan pentingnya perubahan yang dilakukan secara inklusif melalui kolaborasi lintas sektor.
“Perubahan itu akan kita lakukan secara inklusif melalui kolaborasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, terdapat lima fokus gerakan yang akan menjadi pijakan PC IMM Kota Surabaya ke depan.
Pertama, memperkuat tata kelola dan kaderisasi profetik melalui sistem organisasi yang profesional dan modern, sekaligus mencetak kader pemimpin yang berintegritas serta siap berdiaspora. Kedua, menghidupkan nalar kritis dan advokasi publik dengan menjadikan IMM sebagai pusat pemikiran yang aktif mengawal kebijakan Kota Surabaya berbasis riset dan prinsip keadilan.
Selanjutnya, organisasi ini juga menekankan pentingnya memperluas kolaborasi inklusif lintas sektor dengan membangun jejaring strategis bersama pemerintah, komunitas, dan organisasi kepemudaan lainnya.
Selain itu, IMM diarahkan untuk memimpin narasi dakwah di era digital melalui penguasaan ruang publik digital dengan strategi komunikasi kreatif yang menyebarkan nilai Islam Berkemajuan.
Tidak kalah penting, upaya membumikan pemberdayaan dan kepedulian sosial turut menjadi perhatian, dengan mendorong kemandirian ekonomi kader serta menghadirkan solusi nyata atas berbagai persoalan sosial di masyarakat.
Dengan arah gerakan tersebut, PC IMM Kota Surabaya diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan yang tidak hanya kuat secara internal, tetapi juga memberikan dampak luas secara eksternal melalui kolaborasi yang inklusif dan berkelanjutan. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments