Pondok Pesantren An Nur Sidoarjo mengirimkan delegasi santri tingkat SMP dan MA untuk mengikuti Festival Anak Sholeh Muhammadiyah (FASHMU) ke-3 yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo, Ahad (14/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kompleks Persyarikatan Muhammadiyah dan Masjid An-Nur Sidoarjo tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai cabang Muhammadiyah di Kabupaten Sidoarjo. FASHMU menjadi ajang pembinaan sekaligus kompetisi bagi kader muda Muhammadiyah dalam bidang keislaman, dakwah, seni, dan pengembangan intelektual.
Pondok Pesantren An Nur Sidoarjo mengirimkan sejumlah santri yang telah mengikuti pembinaan dan persiapan sesuai bidang lomba yang diikuti. Keikutsertaan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan potensi santri di lingkungan pesantren.
Dalam ajang tersebut, delegasi Pondok Pesantren An Nur mengikuti beberapa cabang perlombaan, antara lain Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Lomba Qiraatul Kutub (LQK), Lomba Karya Ilmiah (LKI), serta Lomba Syarhil Qur’an.
Pada cabang MTQ, pesantren mengirimkan Daffa Arif Setiawan dan Nizar Ahmad Fatih. Sementara itu, pada cabang MHQ, delegasi yang mewakili adalah Zidni Alfian Barik, Muhammad Daffa Ikmalul Farhan, dan Salwa Gandes Gandarina.
Peserta lainnya mengikuti cabang LQK, LKI, dan Syarhil Qur’an yang menuntut kemampuan membaca kitab, menyampaikan gagasan ilmiah, serta memahami dan menjelaskan kandungan ayat Al-Qur’an.
Keikutsertaan santri dalam FASHMU tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga memberikan pengalaman belajar bagi peserta untuk berinteraksi dengan kader Muhammadiyah dari berbagai daerah. Melalui kegiatan tersebut, para santri dapat mengembangkan kemampuan komunikasi, memperluas wawasan, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam tampil di hadapan publik.
Pihak pesantren menilai kegiatan seperti FASHMU dapat menjadi ruang bagi santri untuk mengaktualisasikan kemampuan yang telah diperoleh selama mengikuti proses pendidikan dan pembinaan di pesantren.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang memiliki pemahaman keislaman, kemampuan akademik, serta keterampilan sosial yang diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui partisipasi dalam FASHMU 3, Pondok Pesantren An Nur Sidoarjo berharap para santri memperoleh pengalaman yang bermanfaat sekaligus dapat meningkatkan kemampuan diri sesuai bidang yang ditekuni selama menempuh pendidikan di pesantren. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments