Latihan rutin Tapak Suci Putera Muhammadiyah di TPA Salsabila Muhammadiyah Desa Wajik, Kecamatan Lamongan, Kabupaten Lamongan berlangsung berbeda, Sabtu (22/8/2026).
Para peserta tidak hanya berlatih teknik bela diri. Mereka juga mempersiapkan penampilan seni Tapak Suci untuk memeriahkan malam puncak peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Desa Wajik.
Penampilan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (29/8/2026). Karena itu, selama dua pekan terakhir, latihan Tapak Suci difokuskan pada materi seni yang akan ditampilkan di hadapan masyarakat.
Tak Hanya Latih Gerakan
Sebanyak tujuh anak dipersiapkan untuk mengikuti penampilan tersebut. Mereka menjalani latihan secara intensif dengan didampingi dua pelatih. Latihan dilaksanakan setiap sore selepas Ashar sebagai bagian dari persiapan menuju hari penampilan.
Materi latihan tidak hanya menekankan kemampuan melakukan gerakan bela diri, tetapi juga kekompakan antarpeserta. Setiap gerakan dilatih secara berulang agar dapat dilakukan secara serempak dan sesuai dengan rangkaian seni yang telah dipersiapkan.
Pelatih Tapak Suci Putera Muhammadiyah, Ufi Indi Harto mengatakan, perubahan fokus latihan tersebut dilakukan agar anak-anak lebih siap ketika tampil di hadapan masyarakat.
“Selama dua minggu ini kami fokuskan latihan pada seni untuk persiapan penampilan. Anak-anak kami latih secara rutin setiap sore agar gerakannya semakin kompak dan mereka lebih percaya diri saat tampil nanti” terang Ufi.
“Harapannya, mereka bisa memberikan penampilan yang terbaik dan membuat orang tua serta masyarakat ikut bangga” ujarnya.
Ia menjelaskan, proses latihan bukan hanya bertujuan menghasilkan penampilan yang menarik, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter anak. Kedisiplinan, keberanian, kerja sama, dan tanggung jawab menjadi nilai yang terus ditanamkan selama latihan.
Belajar untuk Berani
Menurutnya, kesempatan tampil dalam kegiatan masyarakat juga dapat menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak. Mereka belajar untuk berani menunjukkan kemampuan yang selama ini diperoleh melalui latihan rutin.
“Yang paling penting bukan hanya bagaimana mereka tampil nanti, tetapi bagaimana anak-anak menikmati proses latihan, belajar disiplin, kompak, dan berani tampil di depan banyak orang” tambahnya.
Antusiasme peserta terlihat dari konsistensi mereka mengikuti latihan setiap sore. Meski harus mengulang gerakan berkali-kali, ketujuh peserta tetap mengikuti arahan pelatih untuk menyempurnakan setiap bagian penampilan.
Penampilan seni Tapak Suci tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi TPA Salsabila Muhammadiyah Desa Wajik untuk mengenalkan seni bela diri Tapak Suci Putera Muhammadiyah kepada masyarakat secara lebih luas.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya mampu menunjukkan keterampilan bela diri. Tetapi juga membawa nilai-nilai positif yang terkandung dalam latihan Tapak Suci, seperti kedisiplinan, ketekunan, keberanian, dan persaudaraan.
Dengan waktu penampilan yang semakin dekat, latihan terus dilakukan secara rutin. Ketujuh peserta bersama dua pelatih berupaya mematangkan setiap gerakan agar penampilan pada malam puncak peringatan kemerdekaan Desa Wajik dapat berlangsung maksimal dan menghibur masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments