Cabang lomba panahan pada gelaran Muhammadiyah Education Conference Sport, Arts, and Festival (ME Confest) 2025 sukses digelar pada Sabtu (29/11/2025) di Kampus 3 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida).
Kegiatan yang merupakan kolaborasi Majelis Dikdasmen & PNF PWM Jawa Timur bersama LSBO PWM Jawa Timur ini diikuti 4.655 peserta dan pendamping dari berbagai sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Jawa Timur dan Bali. Antusiasme peserta membuat suasana kompetisi semakin meriah dan penuh sportivitas.
Apresiasi untuk Penyelenggara
Indana Zulfa, Sekretaris Provinsi Perpatri NJ Jawa Timur sekaligus Mentor Sistem ManahPro, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh panitia dan penyelenggara.
“Dengan hati yang penuh syukur, kami mengucapkan terima kasih banyak kepada penyelenggara dan seluruh tim panitia ME Confest 2025. Kerja keras dan perhatian pada setiap detail, mulai dari lapangan, peralatan, hingga alur teknis membuat acara ini berjalan lancar dan memberikan pengalaman luar biasa bagi kita semua,” ujarnya.
Ia juga menyebutkan bahwa kehadiran peserta dari berbagai daerah memperluas jejaring silaturahmi antar atlet panahan.
“Semoga lomba ini menjadi jembatan silaturahmi, tempat berbagi ilmu, pengalaman, dan semangat yang sama. Insyaallah hubungan ini dapat terus terjaga dan semakin kuat ke depannya,” tambahnya.
Setara Standar Nasional
Berdasarkan pengalamannya mengikuti berbagai lomba panahan tingkat daerah hingga nasional, Indana menilai penyelenggaraan cabang panahan di ME Confest 2025 sudah memenuhi standar lomba panahan tingkat nasional.
Ia menyoroti beberapa aspek penting seperti: Jarak standar lomba, Sistem live scoring, Kepanitiaan yang rapi, dan Ketertiban peserta pada setiap kelas perlombaan
“Alhamdulillah ME Confest termasuk lomba panahan yang sangat meriah dan berjalan baik tanpa kendala apa pun,” katanya.
Indana juga memberikan masukan agar pada pelaksanaan berikutnya disiapkan area khusus bagi pelaku UMKM.
“Ini bisa membuka peluang bagi masyarakat sekitar sekaligus membantu peserta memenuhi kebutuhan makan dan minum saat istirahat,” harapnya.
Event Perpaduan Berbagai Organisasi Panahan
Ia menjelaskan bahwa event ini semakin menarik karena diikuti berbagai komunitas dan organisasi panahan, antara lain Perpani, Perpatri, Fespati, serta PanahMu.
Indana pun mengapresiasi penggunaan sistem live scoring online yang memperbarui nilai pada setiap rambahan secara real time.
“Sistem ini membuat lomba lebih transparan, jujur, amanah, dan efisien. Selain menghemat waktu, juga menghindarkan dari kecurigaan atau manipulasi skor,” ungkapnya.
Sebagai cabang lomba yang baru pertama kali hadir di agenda besar ME Confest, panahan mampu tampil sebagai salah satu event paling meriah dan dinamis.
Tingginya partisipasi, dukungan teknologi, dan kolaborasi dari berbagai pihak menunjukkan bahwa panahan berpotensi menjadi cabang unggulan pada penyelenggaraan ME Confest di masa mendatang.
Berikut Juara Cabang Lomba Panahan Me Confest 2025

















0 Tanggapan
Empty Comments