Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mahasiswa UMM Raih Juara Nasional Lewat Teknologi AR dan VR untuk Pendidikan Inklusif

Iklan Landscape Smamda
Mahasiswa UMM Raih Juara Nasional Lewat Teknologi AR dan VR untuk Pendidikan Inklusif
Mahasiswa UMM Raih Juara Nasional Lewat Teknologi AR dan VR untuk Pendidikan Inklusif
pwmu.co -

Akses pendidikan inklusif yang merata di era digital masih menjadi tantangan di Indonesia, khususnya bagi anak berkebutuhan khusus. Menjawab persoalan tersebut, dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berhasil menciptakan inovasi media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) untuk anak tunarungu.

Inovasi bertajuk “Media Pembelajaran IPA Berbasis AR dan VR untuk Pengenalan Flora dan Fauna” tersebut sukses mengantarkan tim mahasiswa UMM meraih Gold Medal sekaligus Juara 3 Nasional Kategori Pendidikan dalam ajang Mandalika Essay Competition 2026 yang digelar di Mataram, Nusa Tenggara Barat.

Tim tersebut terdiri atas Reynald Dimas Saputra dari Program Studi Hukum dan Devi Putri Susilo dari Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia.

Dalam kompetisi yang diselenggarakan Universitas Mataram bersama Lembaga Nusantara Muda pada 16–18 Mei 2026 itu, karya mereka berhasil menembus 100 besar dari sekitar 400 peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Setelah melalui serangkaian seleksi dan presentasi final, inovasi tersebut dinobatkan sebagai salah satu karya terbaik pada subtema pendidikan sekaligus meraih posisi ketiga tingkat nasional.

Reynald menjelaskan bahwa ide tersebut lahir dari kepedulian terhadap masih terbatasnya media pembelajaran yang mampu mengakomodasi kebutuhan anak tunarungu.

Menurutnya, anak tunarungu memiliki kemampuan visual yang sangat baik sehingga pendekatan pembelajaran berbasis teknologi visual menjadi solusi yang relevan.

“Kami melihat masih banyak media pembelajaran yang belum cukup mengakomodasi kebutuhan anak tunarungu. Padahal mereka memiliki kemampuan visual yang sangat baik. Dari situ, kami mencoba menghadirkan solusi dengan memanfaatkan teknologi AR dan VR sebagai media pembelajaran,” ungkap Reynald.

Melalui teknologi tersebut, materi Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), khususnya pengenalan flora dan fauna, disajikan dalam bentuk visual tiga dimensi sehingga lebih mudah dipahami oleh peserta didik.

Agar gagasan tersebut tidak berhenti pada konsep semata, tim mahasiswa UMM juga menggandeng mahasiswa Teknik Informatika untuk mengembangkan prototipe awal aplikasi.

Langkah ini dilakukan agar inovasi yang dirancang memiliki peluang lebih besar untuk diterapkan secara nyata di dunia pendidikan.

SMPM 5 Pucang SBY

“Harapan kami tentu inovasi ini bisa diwujudkan menjadi aplikasi nyata, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh anak-anak tunarungu di Indonesia,” ujarnya.

Dengan pengembangan tersebut, media pembelajaran berbasis AR dan VR diharapkan dapat menjadi alternatif pembelajaran yang lebih interaktif dan inklusif.

Keberhasilan tim mahasiswa UMM ini mendapat apresiasi dari Kepala Bagian Penalaran Kemahasiswaan UMM, Ali Multazam, S.Ft., Physio., M.Sc.

Ia menilai prestasi tersebut merupakan hasil dari proses panjang yang dijalani mahasiswa, mulai dari riset, diskusi, penyusunan ide, hingga penyempurnaan gagasan sebelum kompetisi berlangsung.

“Prestasi ini bukan sesuatu yang didapatkan secara instan. Mereka telah mempersiapkan semuanya sejak awal, mulai dari pengembangan ide, diskusi, hingga penyempurnaan gagasan. Saya sangat mengapresiasi kerja keras dan dedikasi yang telah mereka tunjukkan selama mengikuti kompetisi ini,” tegasnya.

Prestasi yang diraih mahasiswa UMM menjadi bukti bahwa kepedulian sosial yang dipadukan dengan kemajuan teknologi mampu melahirkan solusi yang inovatif dan aplikatif.

Inovasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu langkah menuju terwujudnya ekosistem pendidikan yang lebih inklusif dan setara bagi anak berkebutuhan khusus di Indonesia.

Selain itu, capaian tersebut juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus menghadirkan karya-karya yang mampu menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat melalui pendekatan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Revisi Oleh:
  • Satria - 06/06/2026 03:10
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu