Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) melaksanakan kegiatan Project Based Learning (PjBL) dengan mengusung tema “Islam dalam Perkembangan Teknologi: Digital dan Etika Sosial Media dalam Islam”, Ahad (21/12/2025).
Kegiatan ini berlangsung pukul 10.30–11.30 WIB di SD Muhammadiyah Menganti, Jalan Raya Menganti Sidowungu No. 4A, Balongdinding, Sidowungu, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik.
Kegiatan tersebut diikuti oleh organisasi Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PC IPM) Menganti dan dilaksanakan oleh Kelompok 5 yang terdiri atas 13 mahasiswa S-1 dari Fakultas Teknik Industri, Teknik Sipil, dan Manajemen Program P2K dan RPL UMSURA. Kegiatan ini dibimbing oleh dosen pengampu, Dr. Imtihanatul Ma’isyatuts Tsalitsah, S.Ud., M.Pd.I.
Ketua kelompok, Anggit Budi Utomo, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang pentingnya etika dalam menyikapi media sosial menurut ajaran Islam. Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi digital membawa dampak positif sekaligus tantangan, terutama maraknya isu provokatif, hoaks, ujaran kebencian, dan informasi menyesatkan di media sosial.
“Di era digital seperti sekarang, anak-anak muda sangat rentan terpengaruh oleh informasi yang belum tentu benar. Karena itu, etika bermedia sosial menjadi sangat penting agar tidak terjebak dalam perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.
Koordinator kegiatan, Ani Rofita, menegaskan pentingnya sikap kritis dalam menerima dan menyikapi informasi di media sosial, khususnya bagi generasi muda yang masih berada dalam masa pertumbuhan.
“Sebelum semuanya terlambat, alangkah baiknya anak-anak muda diberikan pemahaman tentang etika bermedia sosial dan dibekali sikap kritis terhadap informasi yang diterima, agar dampak negatif media sosial dapat diminimalkan,” jelasnya.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa menyampaikan bahwa penerapan etika bermedia sosial dapat menjadi upaya preventif untuk mengurangi penyebaran berita hoaks, provokasi, serta konten bermuatan kebencian yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan antusias dari para peserta. Para hadirin tampak aktif menyimak materi yang disampaikan serta mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Kelompok 5 UMSURA berharap para pemuda, khususnya anggota IPM Cabang Menganti, dapat menjadi generasi yang lebih bijak, beretika dan kritis dalam menggunakan media sosial, sehingga mampu memanfaatkan teknologi digital secara positif dan bertanggung jawab sesuai dengan nilai-nilai Islam.






0 Tanggapan
Empty Comments