Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Masih Ada Waktu untuk Berubah, Jangan Menunda Tobat kepada Allah

Iklan Landscape Smamda
Masih Ada Waktu untuk Berubah, Jangan Menunda Tobat kepada Allah
Foto: Pixabay
Oleh : Ferry Is Mirza Jurnalis Senior dan Aktivis Muhammadiyah

Dalam kehidupan, setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan dan dosa. Namun Islam mengajarkan bahwa tidak ada kata terlambat untuk berubah selama napas masih berhembus.

Allah Wa Ta’ala selalu membuka pintu taubat bagi hamba-Nya yang ingin kembali, sehingga manusia tidak boleh berputus asa dari rahmat-Nya.

Selama kita masih hidup, selama napas masih berhembus, pintu taubat masih terbuka.

Allah Wa Ta’ala berfirman: “Katakanlah: Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap dirinya sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya.” (QS. Az-Zumar: 53)

Ayat ini adalah harapan besar bagi kita semua. Tidak peduli seberapa jauh kita pernah salah, Allah Wa Ta’ala selalu membuka jalan untuk kembali.

Yang menjadi masalah sebenarnya bukan dosa kita, tetapi ketika hati tidak lagi mau kembali kepada Allah Wa Ta’ala.

Banyak orang menunda perubahan dengan berbagai alasan:

  • Nanti saja kalau sudah siap
  • Tunggu sudah lebih baik
  • Masih muda, nanti saja
  • Sekarang masih sibuk mengejar dunia

Padahal, tidak ada satu pun manusia yang tahu sampai kapan umur diberikan. Sering kali kehidupan memberi pelajaran yang sangat dekat dengan kita. Ada orang yang selama bertahun-tahun tenggelam dalam kesibukan dunia.

Waktunya habis untuk pekerjaan, bisnis, hiburan, dan pergaulan. Shalat mulai ditinggalkan, mengaji terasa asing, masjid hanya didatangi saat Idul Fitri.

Namun suatu hari, ia kehilangan orang yang sangat dicintainya. Sejak itulah ia mulai sadar bahwa hidup ternyata tidak selama yang dibayangkan. Jabatan tidak bisa menemani ke alam kubur. Harta tidak bisa membeli tambahan umur.

Ada pula seorang anak muda yang merasa masa mudanya harus dinikmati sebebas mungkin. Ia berkata, “Nanti kalau sudah tua baru tobat.” Tetapi tanpa disangka, teman dekatnya wafat dalam usia muda. Dari situ ia mulai berpikir, ternyata kematian tidak menunggu rambut memutih.

Begitulah hidup. Kadang Allah Wa Ta’ala menegur manusia melalui peristiwa-peristiwa sederhana agar hati kembali hidup.

Allah Wa Ta’ala juga mengingatkan: “Dan kembalilah kamu kepada Tuhanmu, dan berserah dirilah kepada-Nya sebelum datang azab kepadamu…” (QS. Az-Zumar: 54)

Artinya, jangan menunda tobat. Jangan menunggu waktu yang tidak pasti. Sebab setan selalu punya cara agar manusia menunda kebaikan. Hari ini berkata “besok”, besok berkata “nanti”, hingga akhirnya umur habis tanpa perubahan.

SMPM 5 Pucang SBY

Padahal berubah tidak harus langsung besar. Tidak harus langsung menjadi sempurna. Tidak harus langsung meninggalkan semua kebiasaan buruk dalam sehari.

  • Mulailah dari langkah kecil:
  • Perbaiki salat
  • Kurangi maksiat
  • Perbanyak istighfar
  • Biasakan membaca Al-Qur’an
  • Belajar menjaga lisan
  • Dekatkan diri kepada Allah Wa Ta’ala sedikit demi sedikit.

Karena perubahan kecil yang istiqamah lebih baik daripada perubahan besar tetapi tidak bertahan.

Lihatlah bagaimana air yang menetes terus-menerus mampu melubangi batu. Bukan karena derasnya, tetapi karena konsistensinya.

Begitu pula kebaikan kecil yang dilakukan terus-menerus akan mengubah hati dan kehidupan seseorang.

Ada orang yang awalnya hanya mulai dengan menjaga satu waktu shalat berjamaah. Lama-lama hatinya menjadi lebih tenang. Dari situ ia mulai rajin mengaji, memperbaiki pergaulan, hingga akhirnya hidupnya berubah jauh lebih baik.

Semua perubahan besar hampir selalu dimulai dari langkah kecil yang dilakukan dengan sungguh-sungguh.

Jika hari ini kita merasa jauh dari Allah Wa Ta’ala, ingatlah:

  • Allah Wa Ta’ala tidak pernah menjauh dari kita
  • Rahmat-Nya lebih luas daripada dosa kita
  • Kitalah yang perlu melangkah kembali

Jangan malu untuk memulai lagi. Jangan takut dicap “sok alim”. Karena yang terpenting bukan penilaian manusia, tetapi bagaimana kita kembali kepada Allah Wa Ta’ala.

Mari mulai dari sekarang, bukan besok. Mulai dari yang mampu kita lakukan hari ini.
Karena bisa jadi, waktu terbaik untuk berubah adalah hari ini.

Dan bisa jadi, satu langkah kecil menuju Allah Wa Ta’ala menjadi sebab datangnya ampunan, ketenangan, dan akhir hidup yang husnul khatimah.

Insya Allah, Allah Wa Ta’ala menerima taubat kita dan membimbing kita menuju jalan yang lurus. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 10/05/2026 07:24
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu
Logo Depan Satriadev
Logo Belakang Satriadev
⚡ 1 Dekade ⚡