Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Mendikdasmen Apresiasi Muhammadiyah Sapen Universal School sebagai Sekolah Unggul Nasional

Iklan Landscape Smamda
Mendikdasmen Apresiasi Muhammadiyah Sapen Universal School sebagai Sekolah Unggul Nasional
Mendikdasmen Apresiasi Muhammadiyah Sapen Universal School sebagai Sekolah Unggul Nasional
pwmu.co -

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, mengapresiasi kehadiran Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) sebagai wujud pembaruan gerakan Muhammadiyah di bidang pendidikan yang unggul dan berdaya saing.

Apresiasi tersebut disampaikan saat memberikan sambutan dalam Sarasehan Pendidikan yang digelar di Kompleks Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS), Yogyakarta, Ahad (5/7/2026). Kegiatan tersebut diikuti lebih dari 250 peserta dari berbagai daerah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Menurut Abdul Mu’ti, kehadiran MSUS diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi lahirnya sekolah-sekolah Muhammadiyah unggul di berbagai daerah di Indonesia.

Prof. Dr. Abdul Mu’ti menilai Muhammadiyah terus menunjukkan kontribusi nyata dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui sektor pendidikan.

Menurutnya, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki daya saing global.

Karena itu, pemerintah terus mengembangkan berbagai model sekolah unggulan, mulai dari Sekolah Garuda, Garuda Transformasi, hingga Sekolah Nasional Terintegrasi yang akan dibangun secara bertahap di setiap kabupaten.

Saat ini, pemerintah sedang menuntaskan penyusunan kurikulum serta proses rekrutmen guru. Sejumlah Sekolah Nasional Terintegrasi ditargetkan mulai beroperasi pada tahun ajaran ini.

Selain itu, Abdul Mu’ti menegaskan pentingnya pendidikan dasar sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan wajib belajar kini diperluas menjadi 13 tahun yang dimulai sejak taman kanak-kanak karena pendidikan usia dini sangat menentukan keberhasilan anak pada jenjang berikutnya.

Prof. Dr. Abdul Mu’ti mengingatkan agar pendidikan dasar tidak dipandang sebelah mata.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurutnya, guru TK dan SD memiliki peran strategis dalam membentuk kemampuan dasar, karakter, serta kepercayaan diri anak.

Selain peningkatan mutu pendidikan, kesejahteraan guru juga harus menjadi perhatian bersama.

Ia menilai Muhammadiyah memiliki potensi besar untuk memperkuat kemandirian pendidikan melalui pengelolaan filantropi yang produktif sehingga mampu menopang kesejahteraan tenaga pendidik.

“Yang menarik, meskipun kualitasnya bertaraf internasional, biaya pendidikan di MSUS tetap terjangkau. Inilah yang membedakan Muhammadiyah. Gedungnya megah, kualitasnya tinggi, tetapi tidak meninggalkan semangat pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta, Ustadz Dr. Ikhwan Ahada, menjelaskan bahwa MSUS merupakan bagian dari transformasi pendidikan Muhammadiyah di DIY yang dirancang untuk menjawab tantangan pendidikan masa depan.

Ia mengatakan PWM DIY tengah membangun ekosistem pendidikan yang berkesinambungan, mulai dari TK ABA Semesta, MSUS pada jenjang sekolah dasar, hingga pengembangan SMP Muhammadiyah Sapen Universal School.

Menurutnya, pengembangan tersebut didukung oleh potensi besar sekolah-sekolah Muhammadiyah di DIY, termasuk SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta yang telah ditetapkan sebagai Sekolah Garuda Transformasi.

Ia berharap MSUS menjadi model pengembangan pendidikan Muhammadiyah yang mampu melahirkan generasi unggul sekaligus memperkuat posisi DIY sebagai pusat pendidikan berkemajuan.

Revisi Oleh:
  • Satria - 05/07/2026 23:21
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu