Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Milad ke-109 Aisyiyah: Wakil Ketua PWM Jatim Tekankan 5M Muhammadiyah untuk Membangun Dakwah Berkemajuan

Iklan Landscape Smamda
Milad ke-109 Aisyiyah: Wakil Ketua PWM Jatim Tekankan 5M Muhammadiyah untuk Membangun Dakwah Berkemajuan
Wakil Ketua PWM Jawa Timur Dr HM Sholihin Fanani MPSDM dalam Talkshow Milad ke-109 Aisyiyah Kota Surabaya di Umsura, Minggu (05/07/2026). (Henny Qurota’Ayun/PWMU.CO).
pwmu.co -

Talkshow Milad ke-109 Aisyiyah Kota Surabaya di Kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Ahad (5/7/2026) menghadirkan berbagai narasumber yang menguatkan semangat dakwah berkemajuan.

Salah satunya adalah Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur  Dr HM Sholihin Fanani MPSDM.

Pada kesempatan tersebut, ia menyampaikan materi mengenai penguatan nilai-nilai dakwah Muhammadiyah sebagai gerakan Islam yang membawa kemaslahatan bagi seluruh umat manusia.

Dalam pemaparannya, Pria yang sekaligus Motivator Pendidikan ini juga menjelaskan bahwa hakikat dakwah Muhammadiyah bukan sekadar menyampaikan ajaran Islam. Tetapi menghadirkan rahmat, ridha Allah SWT, hidayah, dan keselamatan bagi kehidupan manusia.

Dakwah harus mampu memberikan solusi nyata terhadap persoalan masyarakat melalui pelayanan, pemberdayaan, dan keteladanan.

Talkshow yang berlangsung di Gedung At-Tauhid lantai 13 Umsura itu dihadiri oleh perwakilan PCA se-Surabaya merupakan rangkaian acara Milad ke-109 Aisyiyah. Di samping itu, agenda tersebut mengusung tema Memperkokoh Dakwah Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian.

5 Pilar Utama Muhammadiyah

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menegaskan bahwa dakwah kemanusiaan Muhammadiyah tidak memandang perbedaan agama, suku, ras, maupun golongan.

Setiap orang yang membutuhkan pertolongan berhak memperoleh layanan kemanusiaan sebagai wujud nilai Islam yang membawa rahmat bagi semesta alam.

SMPM 5 Pucang SBY

Menurutnya, kekuatan Muhammadiyah dalam menjalankan dakwah selama lebih dari satu abad bertumpu pada lima pilar utama (5M), yaitu:

  1. Manhaj Beragama, yaitu memahami dan mengamalkan ajaran Islam berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah secara benar.
  2. Militan, memiliki semangat dan komitmen tinggi dalam berdakwah serta melayani umat.
  3. Manajemen, mengelola organisasi secara profesional, tertib, dan akuntabel.
  4. Meritokrasi (berkualitas), mengedepankan kualitas sumber daya manusia, kompetensi, dan profesionalisme dalam setiap amal usaha.
  5. Manfaat, yaitu seluruh gerakan Muhammadiyah harus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat.

Selain itu,  Ustaz pengajar di sekolah Mudipat ini juga mengingatkan bahwa setiap kader Muhammadiyah dan Aisyiyah perlu menginternalisasi nilai-nilai dasar Persyarikatan dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai tersebut meliputi kolektivitas atau semangat kebersamaan, humanitas atau kemanusiaan, spiritualitas yang berlandaskan ajaran agama, moralitas dan akhlak yang bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, serta profesionalitas dalam menjalankan setiap amanah.

Dalam aspek profesionalitas, Sholihin mengajak seluruh kader untuk membangun karakter yang unggul melalui lima prinsip.

Yaitu Focus (fokus dalam menjalankan amanah), Fast (cepat dan responsif), Fight (tangguh menghadapi tantangan), Fun (bekerja dengan semangat dan kegembiraan), Flexible (luwes dalam menghadapi perubahan), serta Friendly (ramah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat). (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 08/07/2026 13:44
  • Danar Trivasya Fikri - 08/07/2026 12:27
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu