Musyawarah Komisariat (Musykom) Pimpinan Komisariat Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PK IMM) Al-Qalam Bangkalan Universitas Trunojoyo Madura (UTM) digelar selama dua hari, 22–23 Agustus 2026, di SD Muhammadiyah 2 Socah.
Kegiatan yang dimulai pada Sabtu (22/8/2026) pukul 19.30 WIB tersebut mengusung tema “Menyatukan Gagasan, Meneguhkan Kepemimpinan, Menggerakkan Perubahan” sebagai upaya mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menentukan arah IMM Al-Qalam pada periode mendatang.
Musykom diikuti oleh jajaran pengurus dan anggota IMM Al-Qalam, mulai dari Badan Pengurus Harian (BPH), kepala dan sekretaris bidang, hingga anggota komisariat. Seluruh peserta terlibat dalam berbagai rangkaian pembahasan mengenai keberlangsungan dan arah organisasi.
Salah satu agenda dalam Musykom adalah penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) kepengurusan periode sebelumnya yang menjadi salah satu momen mengharukan.
Penyampaian tersebut tidak hanya menjadi bentuk pertanggungjawaban organisasi, tetapi juga menjadi ruang untuk mengenang berbagai proses dan dinamika yang telah dilalui selama masa kepemimpinan.
Suasana Musykom kemudian menjadi lebih semangat ketika anggota diberikan kesempatan untuk menyampaikan pesan, kesan, serta harapan bagi IMM Al-Qalam.
Berbagai penyampaian tersebut menjadi bentuk refleksi sekaligus harapan anggota terhadap perjalanan organisasi pada periode berikutnya.
Melinda, selaku ketua umum periode sebelumnya, berharap kebersamaan yang telah terbangun selama satu periode dapat terus dilanjutkan oleh kepengurusan berikutnya.
“Harapannya, apa yang sudah dibangun bersama selama satu periode bisa terus dilanjutkan dan dikembangkan. Semoga kepengurusan selanjutnya dapat membawa Al-Qalam menjadi lebih baik,” ujarnya.
Setelah rangkaian evaluasi, musykom memasuki agenda pemilihan formatur. Sebanyak sembilan formatur terpilih untuk menjalankan proses penyusunan kepengurusan IMM Al-Qalam pada periode berikutnya.
Favian sebagai ketua umum terpilih menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan proses yang telah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya.
“Apa yang sudah dibangun oleh kepengurusan sebelumnya akan menjadi pijakan bagi kami untuk melanjutkan perjalanan Al-Qalam. Ke depan, saya berharap kita bisa bersama-sama membawa organisasi ini menjadi lebih baik” ujarnya.
Terpilihnya ketua umum dan sembilan formatur tidak hanya menjadi penanda pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi momentum untuk membawa semangat baru dalam organisasi.
Musykom Al-Qalam 2026 menjadi ruang untuk menyatukan berbagai gagasan, mempererat hubungan antaranggota, serta menyusun arah gerak organisasi secara bersama-sama.
Sesuai dengan tema yang diusung, IMM Al-Qalam diharapkan mampu menyatukan gagasan, meneguhkan kepemimpinan, dan menggerakkan perubahan yang lebih baik bagi anggota maupun organisasi pada periode mendatang.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments