Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Balongbendo melalui Majelis Tabligh dan Ketarjihan menggelar Kajian Anjangsana yang memadukan dakwah dengan berbagai layanan sosial di Masjid Baitul Mukminin, Ahad (2/8/2026). Kegiatan ini menghadirkan kajian keislaman, khitan gratis, pemeriksaan kesehatan, bazar UMKM, hingga senam lansia sebagai bentuk dakwah yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Kajian menghadirkan Ketua Majelis Tabligh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sidoarjo, Ustadz Hadi Sucipto, S.Pd., M.Pd., sebagai pemateri. Dalam tausiyahnya, ia mengingatkan pentingnya peran kepala keluarga dalam membangun rumah tangga yang harmonis melalui keteladanan, komunikasi yang baik, serta pembinaan akhlak dan ibadah di lingkungan keluarga.
Selain kajian, panitia juga menyediakan layanan khitan gratis dan pemeriksaan kesehatan bekerja sama dengan Universitas Anwar Medika. Layanan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk memperoleh pelayanan kesehatan secara cuma-cuma.
Kegiatan semakin semarak dengan pelaksanaan senam lansia yang dipandu dosen Universitas Anwar Medika, Dr. Ns. Elis Anita Farida, S.Kep., M.M. Para peserta mengikuti senam dengan antusias sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kebugaran masyarakat, khususnya kalangan lanjut usia.
Di sisi lain, bazar yang diikuti Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) se-Balongbendo turut meramaikan kegiatan. Berbagai produk kuliner, kerajinan, dan kebutuhan rumah tangga dipasarkan kepada masyarakat sehingga menjadi ruang pemberdayaan ekonomi bagi warga sekaligus mendukung pengembangan usaha mikro di lingkungan Aisyiyah.
Suasana kebersamaan semakin terasa melalui kegiatan Dahar Segho Soto Bareng yang mempererat silaturahmi antarpeserta. Berbagai doorprize yang dibagikan panitia juga menambah semangat dan keceriaan masyarakat selama mengikuti rangkaian acara.
Ketua PCA Balongbendo, Ir. Sri Yayunani, menyampaikan bahwa Kajian Anjangsana merupakan bentuk dakwah yang tidak hanya diwujudkan melalui penyampaian ilmu agama, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Melalui Kajian Anjangsana ini, kami berharap dakwah tidak hanya tersampaikan melalui ceramah, tetapi juga diwujudkan dalam aksi nyata melalui pelayanan sosial dan pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Sri Yayunani juga mengapresiasi dukungan berbagai lembaga dan mitra yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara organisasi, perguruan tinggi, lembaga filantropi, dan pelaku usaha menjadi kekuatan penting dalam menghadirkan program yang bermanfaat bagi umat.
Kegiatan ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Bintang Quran, Indonesia Bintang, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Universitas Anwar Medika, Lazismu, BAZNAS, UD Sari Bumi Raya Balongbendo, UD 99 Balongbendo, serta sejumlah mitra lainnya.
Ketua Pimpinan Ranting Aisyiyah Kedungsukodani, Mulidya, berharap kolaborasi yang telah terjalin dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak program kemasyarakatan yang dapat dirasakan manfaatnya.
“Semoga kegiatan ini menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi serta menjadi inspirasi untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi umat,” tuturnya.
Melalui Kajian Anjangsana ini, PCA Balongbendo menegaskan komitmennya untuk menghadirkan dakwah yang membumi melalui perpaduan pembinaan keagamaan, pelayanan sosial, peningkatan kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Program semacam ini diharapkan terus berlanjut sebagai bentuk penguatan peran Aisyiyah dalam memberikan manfaat nyata bagi umat. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments