Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng Banyuwangi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) lanjutan SatuMu pada Senin (18/05/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lir Ilir Social House Genteng dan diikuti seluruh verifikator serta agen Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Cabang Genteng.
Sebanyak 18 peserta hadir dalam kegiatan ini, terdiri atas sembilan ketua PRM sebagai verifikator dan sembilan sekretaris PRM sebagai agen di tingkat ranting. Sementara itu, tiga PRM lainnya tidak dapat hadir karena memiliki agenda lain.
Bimtek dimulai pukul 19.00 WIB dan dipandu oleh Sekretaris PCM Genteng, May Bustomi, SE, M.Si.
Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Bimtek sebelumnya yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi di Kampus Universitas Muhammadiyah Jember Kampus Banyuwangi.
Menurutnya, Bimtek kali ini lebih bersifat teknis dan khusus, terutama terkait proses migrasi Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KATAM) manual menuju KTAM digital.
“Bimtek malam ini merupakan lanjutan dari Bimtek lima belas hari lalu yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Banyuwangi di kampus Unmuh Jember kampus Banyuwangi, kalau Bimtek lalu sifat umum tapi ini sifatnya khusus yaitu tentang migrasi Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KATAM) manual ke KTAM digital, dimana tugas bapak-bapak verifikator dan agen sudah bisa kelar malam ini,” jelas Tomi.
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa seluruh verifikator dan agen PRM telah mengunduh aplikasi MASA (Muhammadiyah App for Smart Assembly) sebagai gerbang menuju aplikasi SatuMu.
“Dan kami yakin para verifikator dan agen tingkat PRM semua sudah mendownload aplikasi MASA (Muhammadiyah App for Smart Assembly) dan sudah mengisinya karena itu merupakan gerbang menuju aplikasi SatuMu,” imbuhnya.
Usai membuka acara dan menyampaikan pengarahan, May Bustomi kemudian menyerahkan sesi teknis kepada Syamsul, S.Pd., utusan dari PDM Banyuwangi.
Dalam sesi bimbingannya, Syamsul menjelaskan berbagai hal terkait KTAM digital atau e-KATAM.
Ia menegaskan bahwa warga Muhammadiyah perlu terus mengikuti perkembangan teknologi sebagai bagian dari gerakan modernisasi organisasi.
“Sebagai warga Muhammadiyah yang selalu memiliki wawasan selangkah lebih maju dari organesasi sosial keagamaan di Indonesia kita juga harus mengimbangi atau mengikuti langkah cerdas yang di canangkan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, lebih-lebih di zaman yang serba digital seperti saat ini kita berada di ujung tombak perjuangan persyarikatan, tentu tidak boleh lengah oleh perkembangan teknologi apalagi gagap teknologi,” ujar Syamsul.
Setelah memberikan motivasi kepada peserta, Syamsul langsung memandu praktik teknis menggunakan laptop yang terhubung dengan layar LCD.
Seluruh peserta diminta membuka aplikasi melalui telepon genggam maupun laptop masing-masing.
Secara bertahap, Syamsul menjelaskan langkah-langkah integrasi dari aplikasi MASA menuju Muhammadiyah ID, mulai dari proses login, pendaftaran verifikator dan agen tingkat ranting, hingga proses verifikasi KATAM manual menjadi digital.
Kegiatan berlangsung selama kurang lebih dua setengah jam dan diakhiri dengan sesi tanya jawab.
Melalui Bimtek lanjutan SatuMu ini, PCM Genteng berharap proses digitalisasi administrasi anggota Muhammadiyah di tingkat ranting dapat berjalan lebih optimal dan terintegrasi dengan sistem digital Persyarikatan.





0 Tanggapan
Empty Comments