Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Penguatan Aqidah, Menjaga Amal Ibadah, Melahirkan Akhlaqul Karimah

Iklan Landscape Smamda
Penguatan Aqidah, Menjaga Amal Ibadah, Melahirkan Akhlaqul Karimah
Suasana Kajian Subuh Rutin Masjid Faqih Oesman Universitas Muhammadiyah Gresik oleh Najib Sulhan dengan tema "Bertauhid Menenangkan Hati", Sabtu (18/7/2026). (Rizam Ali Azhar/PWMU.CO).
pwmu.co -

Usai shalat subuh, sekitar 200 jamaah Masjid Faqih Oesman Universitas Muhammadiyah Gresik bergeser mengatur tempat duduk. Mereka mengikuti kajian rutin oleh Najib Sulhan dengan tema “Bertauhid Menenangkan Hati”, Sabtu (18/7/2026).

Mengawali cerahmahnya, Najib berkisah tentang seorang sahabat yang mendapat tugas dalam sebuah rombongan pasukan.

Sahabat ini setiap kali menjadi imam shalat selalu membaca surat Al-Ikhlas. Ketika kembali, maka kebiasaan ini disampaikan oleh salah satu sahabat pada rasulullah Muhammad saw. Maka rasulullah meminta supaya ditanyakan.

Setelah ditanyakan, ternyata sahabat yang membiasakan membaca surat “Al-Ikhlas” ini memiliki alasan yang teramat dalam.

Sesungguhnya dalam surat Al-Ikhlas memiliki sifat-sifat Ar-Rahman, dan saya menyukainya. Ketika jawaban ini disampaikan, maka Rasulullah Muhammad SAW berpesan, berikan kabar kepadanya bahwa Allah menyintainya.

“Memang surat Al-Ikhlas itu pendek. Namun penuh dengan kalimat tauhid. Jika difahami dengan penghayatan penuh, maka menjadikan penguat dalam keyakinan” tuturnya.

Penguatan Keyakinan

Surat Al-ikhlas sebagai penguat aqidah. Manusia hanya menyandarkan pada Allah Yang Maha Esa. Tuhan penguasa, pemilik, dan pengatur alam semesta. Dengan menyandarkan pada kekuatan Allah, maka mendapatkan ketenangan hidup.

“Allahlah Sang Pemilik semua isi alam semesta ini. Apapun yang dibutuhkan manusia, maka Allah pasti memberikan. Untuk itu, hanya Allah tempat berharap dan meminta segala sesuatu dan manusia tidak boleh menyekutukan dengan yang lain” tuturnya.

SMPM 5 Pucang SBY

Menjaga Ibadah

“Sebagai Sang Pemilik satu-satunya, maka Allah tempat bergantung. Hanya kepada-Nya saja manusia meminta. Bahkan Allah sudah berjanji akan mengabulkan hamba-Nya yang mau berdoa pada-Nya” sambungnya.

Najib kemudian membaca Al-Qur’an Surat Al-Baqarah 186,

“Dan apabilah hamba-Ku bertanya tentang Aku, maka katakan bahwa Aku dekat. Aku mengabulkan yang berdoa kepada-Ku. Laksanakan perintah-Ku dan berimanlah kepada-Ku supaya mendapatkan kebenaran”

Sesungguhnya dengan keyakinan itu, dapat menjaga ibadah. Ibadah merupakan bentuk pengabdian kepada Allah. Semakin nemiliki keimanan yang kuat, maja semakin mudah menjaga ibadahnya.

Melahirkan Akhlak Mulia

Menurut Najib, aqidah menjadi kunci. Semakin kuat aqidah seseorang, maka semakin tertib ibadahnya. Bahkan dari kekuatan aqidah, maka bisa melahirkan akhlak mulia.

“Seseorang yang memiliki aqidah kuat, maka bisa menjaga tutur kata dengan kalimat thoyyibah. Langkahnya pun selalu terjaga dan tidak mudah membuat luka hati orang yang ada di sekitarnya. Merasa bahwa semua yang dilakukan adalah dalam rangka ibadah, mengabdi pada Yang Maha Esa” pungkasnya.

Revisi Oleh:
  • Danar Trivasya Fikri - 19/07/2026 20:09
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu