Ifa Faridah, Kepala TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) 42 Graha Bunder Asri (GBA) Gresik, menyelesaikan pendidikan Magister Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dalam waktu 10 bulan. Ia mengikuti prosesi Wisuda ke-121 Unesa di Graha Unesa, Surabaya, Rabu (12/8/2026).
Ifa menempuh pendidikan magister melalui jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Di tengah proses perkuliahan, ia tetap menjalankan tanggung jawab sebagai kepala satuan pendidikan di TK ABA 42 GBA Gresik.
Prosesi wisuda menjadi momen istimewa bagi Ifa karena dihadiri dua sosok yang selalu memberikan dukungan selama menempuh pendidikan, yakni suami dan ayahanda. Kehadiran keduanya menjadi penyemangat setelah Ifa melewati berbagai tahapan perkuliahan, penelitian, penyusunan tesis, hingga ujian karya ilmiah.
Ifa menyelesaikan tesis berjudul “Pengaruh Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Deep Learning dan Gardening Activity terhadap Perkembangan Motorik Anak Usia 5–6 Tahun”.
Tertarik pada Perkembangan Motorik Anak
Ketertarikan terhadap perkembangan motorik anak menjadi alasan Ifa memilih topik tersebut. Menurutnya, kemampuan motorik kasar merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia dini dan dapat berkaitan dengan perkembangan aspek lainnya.
“Dengan meningkatkan kemampuan motorik kasar anak, maka perkembangan secara fisik motorik anak akan memengaruhi perkembangan aspek lainnya pada diri anak itu sendiri,” ujarnya saat diwawancarai melalui WhatsApp.
Penelitian tersebut juga mengangkat gardening activity atau kegiatan berkebun sebagai salah satu aktivitas pembelajaran. Melalui kegiatan tersebut, anak dapat memperoleh pengalaman belajar yang melibatkan aktivitas fisik sekaligus berinteraksi langsung dengan lingkungan.
Ifa berharap hasil penelitiannya tidak berhenti sebagai karya akademik, tetapi dapat memberikan manfaat bagi praktik pembelajaran di satuan pendidikan anak usia dini.
Bagi Waktu sebagai Kepala TK
Menyelesaikan pendidikan magister dalam waktu 10 bulan bukan berarti perjalanan Ifa berlangsung tanpa tantangan. Ia harus membagi waktu antara kewajiban akademik, tugas sebagai kepala TK, keluarga, serta aktivitas organisasi Muhammadiyah dan Aisyiyah di Kabupaten Gresik.
Proses penelitian dan penyusunan tesis harus dijalani bersamaan dengan tanggung jawabnya dalam mengelola satuan pendidikan. Kondisi tersebut menuntut Ifa untuk mengatur waktu dan menyelesaikan setiap kewajiban secara disiplin.
Dukungan keluarga menjadi salah satu kekuatan yang membantunya melewati proses tersebut. Suami dan ayahanda terus memberikan dukungan selama Ifa menjalani perkuliahan hingga akhirnya dapat mengikuti prosesi wisuda.
“Saya merasa senang dan lega. Akhirnya bisa mengikuti wisuda setelah melalui berbagai proses selama perkuliahan. Rasanya semua perjuangan terbayar hari ini,” ungkap Ifa dengan penuh rasa syukur.
Baginya, pendidikan tidak berhenti pada pencapaian gelar. Pengetahuan yang diperoleh selama menempuh pendidikan magister diharapkan dapat diterapkan dalam pengelolaan pendidikan, khususnya di TK ABA 42 GBA Gresik tempatnya mengabdi.
Ingin Kebun Sekolah Jadi Media Belajar
Ifa juga berharap hasil penelitian yang dilakukan dapat menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lain dalam mengembangkan pembelajaran anak usia dini.
Menurutnya, lingkungan sekolah dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari proses pembelajaran. Salah satunya melalui pemanfaatan kebun sekolah sebagai media kegiatan yang menyenangkan sekaligus mendukung perkembangan motorik kasar anak.
“Semoga hasil penelitian ini bisa menjadi inspirasi bagi sekolah lain untuk bisa memanfaatkan kebun sekolah menjadi media yang menyenangkan dalam pembelajaran bagi siswa, terutama untuk pengembangan motorik kasar anak,” pungkasnya.
Bagi Ifa, capaian akademik tersebut menjadi bagian dari perjalanan untuk terus meningkatkan kompetensi sebagai pendidik. Pengalaman menjalani pendidikan magister sambil mengemban amanah sebagai kepala TK juga menjadi bekal untuk mengembangkan pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan anak usia dini. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments