Upaya membangun generasi muda yang tangguh dan bebas dari penyalahgunaan narkoba terus digencarkan oleh berbagai pihak. Salah satunya melalui Seminar Pemuda Anti Narkoba yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Lamongan pada Selasa (28/7/2026). Kegiatan ini diikuti oleh pemuda dari berbagai organisasi dan perguruan tinggi di Kabupaten Lamongan.
Dalam kesempatan tersebut, Unit Kegiatan Mahasiswa Kebencanaan dan Kegawatdaruratan (UMDC) Universitas Muhammadiyah Lamongan (UMLA) turut mengirimkan 10 orang delegasi yang berasal dari berbagai program studi, di antaranya Kebidanan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Keperawatan, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).
Keikutsertaan para mahasiswa ini menjadi bentuk komitmen UMDC UMLA dalam meningkatkan wawasan anggotanya terhadap isu-isu sosial yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat, khususnya bahaya penyalahgunaan narkoba.
Seminar berlangsung secara interaktif dengan menghadirkan tiga narasumber yang membahas persoalan narkoba dari berbagai sudut pandang.
Materi yang disampaikan mencakup pengertian narkoba, jenis-jenis narkotika dan zat adiktif, dampak penyalahgunaannya terhadap kesehatan fisik maupun mental, hingga berbagai upaya pencegahan yang dapat dilakukan oleh generasi muda.
Tidak hanya itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai aspek hukum penyalahgunaan narkoba. Salah satu narasumber dari unsur Kepolisian menjelaskan berbagai ketentuan pidana yang mengatur tindak pidana narkotika, mulai dari penyalahgunaan, kepemilikan, hingga peredaran gelap narkoba.
Materi tersebut memberikan gambaran bahwa penyalahgunaan narkoba tidak hanya merusak masa depan individu, tetapi juga memiliki konsekuensi hukum yang serius sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi. Mereka tidak hanya menyimak materi, tetapi juga aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan kepada narasumber mengenai langkah-langkah preventif yang dapat dilakukan di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Salah satu peserta dari UMDC UMLA, Febri, mengaku bersyukur dapat menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Menurutnya, seminar ini memberikan banyak wawasan baru yang bermanfaat bagi dirinya sebagai generasi muda.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur diberikan kesempatan untuk mengikuti Seminar Pemuda Anti Narkoba ini. Materi yang disampaikan sangat menambah pengetahuan dan membuka wawasan saya mengenai bahaya narkoba, baik dari sisi kesehatan maupun hukum. Semoga ke depan saya bisa kembali mengikuti kegiatan-kegiatan positif seperti ini agar dapat terus belajar dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” ujar Febri.
Keikutsertaan UMDC UMLA dalam seminar ini diharapkan menjadi bekal bagi para anggotanya untuk berperan aktif sebagai agen edukasi di lingkungan kampus maupun masyarakat.
Pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan diharapkan dapat disebarluaskan kepada teman sebaya sebagai bentuk pencegahan terhadap penyalahgunaan narkoba.
Melalui kegiatan ini, Disbudporapar Kabupaten Lamongan bersama para narasumber mengajak seluruh generasi muda untuk menjadikan pengetahuan sebagai benteng utama dalam menghadapi ancaman narkoba.
Dengan meningkatnya kesadaran dan kepedulian pemuda, diharapkan tercipta lingkungan yang sehat, produktif, serta bebas dari penyalahgunaan narkotika demi mewujudkan generasi penerus bangsa yang berkualitas.(*)





0 Tanggapan
Empty Comments