Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

PP Muhammadiyah Ungkap 7 Strategi Sekolah Muhammadiyah Hadapi Tahun Ajaran Baru

Iklan Landscape Smamda
PP Muhammadiyah Ungkap 7 Strategi Sekolah Muhammadiyah Hadapi Tahun Ajaran Baru
Dr. Sholihin Fanani saat menjadi narasumber di Rapt Koordinasi Majelis Dikdasmen dan PNF Bangka Belitung. Foto: Istimewa
pwmu.co -

Memasuki tahun ajaran baru, sekolah-sekolah Muhammadiyah didorong untuk melakukan transformasi secara menyeluruh agar mampu menjawab tantangan pendidikan yang semakin dinamis.

Strategi sekolah Muhammadiyah sangat perlu dilakukan. Mulai dari penguatan branding, inovasi kurikulum, digitalisasi manajemen, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), seluruh aspek tersebut dinilai menjadi kunci agar sekolah Muhammadiyah tetap menjadi pilihan utama masyarakat.

Hal itu disampaikan Dr. M. Sholihin Fanani, anggota Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen PNF) Pimpinan Pusat Muhammadiyah kepada PWMU.CO, Sabtu (4/7/2026).

“Perubahan yang begitu cepat dalam dunia pendidikan menuntut sekolah Muhammadiyah tidak hanya bertahan, tetapi juga terus berinovasi dan menghadirkan layanan pendidikan yang unggul,” katanya.

Dikatakan Sholihin, sekolah Muhammadiyah selama ini dikenal sebagai salah satu pilar pendidikan nasional yang memiliki jaringan luas di berbagai daerah di Indonesia.

Namun, di tengah meningkatnya persaingan antarlembaga pendidikan, sekolah Muhammadiyah dituntut memiliki strategi yang lebih adaptif agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.

Sholihin menegaskan, momentum tahun ajaran baru harus dimanfaatkan sebagai titik awal untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh, baik dari sisi akademik, manajerial, maupun pelayanan kepada masyarakat.

Pertama, memperkuat branding sekolah. Menurut Sholihin, hal pertama yang harus dilakukan adalah memperkuat branding sekolah Muhammadiyah. Setiap sekolah harus memiliki identitas dan keunggulan yang jelas sehingga mampu bersaing dengan sekolah lain.

“Sekolah Muhammadiyah harus memiliki keunggulan kompetitif yang benar-benar dibutuhkan masyarakat. Dengan demikian sekolah tidak hanya diminati, tetapi bahkan menjadi sekolah yang diperebutkan oleh masyarakat,” ujarnya.

Dia menjelaskan, branding bukan sekadar membuat slogan atau logo yang menarik, melainkan membangun reputasi melalui kualitas pendidikan, prestasi peserta didik, karakter lulusan, serta pelayanan yang konsisten.

Kedua, merancang kurikulum yang menarik dan memberdayakan. Menghadirkan kurikulum yang relevan dengan perkembangan zaman sangat diperlukan.

Menurut Sholihin, kurikulum di sekolah Muhammadiyah harus dirancang secara menarik, mendalam, menggembirakan, sekaligus mampu memberdayakan peserta didik agar siap menghadapi tantangan masa depan.

Dia mengingatkan agar sekolah tidak terlalu kaku dalam memahami implementasi kurikulum.

“Kita harus mampu meramu kurikulum yang fleksibel, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik. Dunia berubah sangat cepat sehingga sekolah juga harus mampu mengikuti perubahan tersebut,” katanya.

Dengan pendekatan pembelajaran yang kreatif, siswa diharapkan tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis, berkolaborasi, berkomunikasi, serta memiliki karakter Islami yang kuat.

PP Muhammadiyah Ungkap 7 Strategi Sekolah Muhammadiyah Hadapi Tahun Ajaran Baru
Sholihin Fanani bersama pengurus Majelis Dikdakmes dan PNF Bangka Belitung. Foto: Istimewa

Ketiga, digitalisasi manajemen sekolah. Transformasi digital menjadi aspek penting berikutnya. Sholihin menilai manajemen sekolah berbasis teknologi informasi sudah menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda lagi.

Pemanfaatan sistem digital dalam administrasi, pengelolaan data siswa, keuangan, akademik, hingga komunikasi dengan orang tua akan membuat tata kelola sekolah menjadi lebih efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

“Penggunaan teknologi dalam menata manajemen sekolah sangat dibutuhkan di era teknologi dan informasi seperti sekarang,” ungkapnya.

Digitalisasi juga memungkinkan sekolah mengambil keputusan berdasarkan data sehingga kebijakan yang diambil menjadi lebih tepat sasaran.

Keempat, meningkatkan tata kelola dan pelayanan prima.  Sholihin menekankan kualitas pelayanan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan.

Karena itu, sekolah Muhammadiyah harus membangun tata kelola yang profesional dengan standar pelayanan yang cepat, ramah, transparan, dan berkualitas.

SMPM 5 Pucang SBY

“Masyarakat saat ini membutuhkan pelayanan yang terbaik. Oleh karena itu pelayanan di sekolah Muhammadiyah harus memiliki standar yang baik dan prima,” jelasnya.

Pelayanan yang baik, menurutnya, tidak hanya diberikan kepada peserta didik, tetapi juga kepada orang tua, calon siswa, alumni, serta seluruh pemangku kepentingan.

Kelima, berinvestasi pada pengembangan SDM. Kualitas sekolah sangat bergantung pada kualitas guru dan tenaga kependidikan yang dimilikinya.

Karena itu, Sholihin mengajak seluruh sekolah Muhammadiyah untuk menjadikan pengembangan SDM sebagai investasi jangka panjang.

Guru tidak cukup hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga harus terus meningkatkan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, serta kemampuan membentuk karakter peserta didik.

“Ikuti berbagai pelatihan, workshop, bahkan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Investasi terhadap SDM adalah investasi terbaik bagi masa depan sekolah,” tegasnya.

Dengan SDM yang unggul, sekolah Muhammadiyah akan semakin mampu menghasilkan lulusan yang berkualitas dan berdaya saing.

Keenam, menghadirkan sarana dan prasarana yang unggul.  Selain kualitas pembelajaran, masyarakat kini juga mempertimbangkan kenyamanan lingkungan belajar.

Sholihin mengatakan sekolah Muhammadiyah perlu terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana agar mampu memberikan pengalaman belajar yang nyaman, aman, dan menyenangkan.

Ruang kelas yang representatif, laboratorium yang memadai, perpustakaan modern, fasilitas olahraga, ruang terbuka hijau, hingga dukungan teknologi pembelajaran akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sekolah.

“Masyarakat modern membutuhkan kenyamanan bagi anak-anaknya dalam belajar. Karena itu sarana dan prasarana yang baik akan menjadi nilai tambah bagi sekolah Muhammadiyah,” ujarnya.

Ketujuh, memaksimalkan publikasi dan media sosial.  Strategi terakhir yang tidak kalah penting adalah memperkuat publikasi sekolah melalui berbagai platform digital.

Menurut Sholihin, saat ini sebagian besar masyarakat mencari informasi mengenai sekolah melalui internet dan media sosial sebelum memutuskan tempat pendidikan bagi putra-putrinya.

Karena itu, sekolah Muhammadiyah perlu mengelola website resmi secara aktif serta memanfaatkan berbagai platform seperti Instagram, Facebook, YouTube, TikTok, maupun media sosial lainnya untuk menampilkan berbagai aktivitas, prestasi, inovasi, dan keunggulan sekolah.

“Sekarang masyarakat menggunakan media sosial untuk melihat dan mengenal sekolah Muhammadiyah. Karena itu publikasi sekolah harus terus diaktifkan,” katanya.

Publikasi yang baik, lanjutnya, bukan sekadar promosi, melainkan menjadi media untuk membangun kepercayaan publik sekaligus menunjukkan komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas.

Sholihin berharap tahun ajaran baru menjadi momentum bagi seluruh sekolah Muhammadiyah untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat berbagai aspek yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Dia optimistis, apabila tujuh strategi tersebut dijalankan secara konsisten, sekolah Muhammadiyah akan semakin mampu memperkuat daya saing, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta melahirkan generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan, berkarakter Islami, dan siap menghadapi tantangan global.

“Bila branding kuat, kurikulum adaptif, manajemen digital, pelayanan prima, SDM unggul, fasilitas memadai, dan publikasi berjalan baik, maka sekolah Muhammadiyah akan semakin dipercaya masyarakat dan terus menjadi pilihan utama dalam mencetak generasi berkemajuan,” tutupnya. (*)

Revisi Oleh:
  • Agus Wahyudi - 04/07/2026 14:57
Iklan Landscape Unmuh Jember

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu