Mahasiswa Praktikum Jurnalistik 3 Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meluncurkan empat media digital hasil praktikum dalam pameran produk dan talk show bertajuk “Transformasi Media & Jurnalisme: Dari Media Konvensional ke Media Modern” di Malang Creative Center (MCC), Jumat (26/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis luaran (Outcome-Based Education/OBE) yang diterapkan UMM melalui karya yang dapat dimanfaatkan masyarakat.
Pameran tersebut menampilkan berbagai produk media digital yang dikembangkan mahasiswa selama mengikuti mata kuliah Optimalisasi Digital Media. Selain peluncuran media, kegiatan juga diisi dengan talk show yang membahas perkembangan media dan jurnalisme di era digital.
Wakil Rektor I UMM, Prof. Akhsanul In’am, Ph.D., menjelaskan bahwa seluruh proses pembelajaran di UMM diarahkan pada penerapan Outcome-Based Education (OBE). Menurutnya, pendekatan tersebut sejalan dengan semangat Kampus Berdampak yang dikembangkan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, yaitu memastikan setiap mata kuliah menghasilkan luaran yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Praktikum beserta hasilnya berupa pameran ini merupakan implementasi Outcome-Based Education (OBE). Pendidikan tidak lagi hanya berfokus pada penyampaian materi, tetapi memastikan mahasiswa memiliki keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang siap diterapkan di dunia profesional,” ujarnya.
Akhsanul menambahkan bahwa karya mahasiswa yang dipublikasikan kepada masyarakat menjadi salah satu indikator keberhasilan proses pembelajaran. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan solusi melalui inovasi dan karya yang dihasilkan sivitas akademika.
Selama satu semester, mahasiswa memperoleh pembelajaran mengenai pengukuran popularitas konten, Search Engine Optimization (SEO), Search Engine Marketing (SEM), Key Performance Indicator (KPI), algoritma media digital, hingga strategi optimalisasi media jurnalistik digital. Seluruh materi tersebut kemudian diterapkan dalam pengembangan media digital yang siap dipublikasikan kepada masyarakat.

Empat media yang diluncurkan, yakni Natera, Soravista, Zhelty, dan ClickBites, memiliki fokus yang berbeda. Natera mengangkat isu lingkungan dan keberlanjutan. Soravista menyajikan konten mengenai gaya hidup yang lebih seimbang di tengah aktivitas digital. Zhelty berfokus pada peningkatan literasi kesehatan masyarakat, sedangkan ClickBites menghadirkan informasi kuliner dengan sasaran utama Generasi Z.
Ketua Pelaksana kegiatan, Difi Arya, mengatakan bahwa media hasil praktikum diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menghasilkan karya jurnalistik yang informatif, kreatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Karena buat apa mata kuliah jika tidak ada dampaknya? Pameran ini menjadi salah satu ikhtiar agar kampus semakin dikenal masyarakat, tetapi yang lebih penting adalah karya mahasiswa mampu memberikan manfaat bagi publik,” ujarnya.
Selain pameran dan talk show, kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan tari dari siswa SMP PGRI 43 Malang. Panitia turut memberikan penghargaan kepada para pemimpin redaksi media praktikum sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mengembangkan media digital selama proses perkuliahan.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya mempresentasikan hasil pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga memperkenalkan media digital yang dikembangkan kepada masyarakat. Pameran ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis praktik yang mengintegrasikan teori dengan pengalaman lapangan melalui pengembangan produk jurnalistik digital. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments