Dakwah yang Membawa Manfaat
Bagi Prof Milal, ukuran keberhasilan dakwah bukan sekadar banyaknya kegiatan, melainkan seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat.
Prinsip inilah yang melatarbelakangi lahirnya berbagai program sosial lintas AUM Muhammadiyah Sidoarjo.
Salah satu program yang mendapat perhatian luas adalah Gerakan Makan Bergizi Gratis yang berhasil menyalurkan lebih dari 10 ribu paket makanan bergizi kepada masyarakat.
Langkah tersebut terlaksana melalui kolaborasi sekolah Muhammadiyah, Umsida, RS Siti Khodijah Sepanjang, dan RS Aisyiyah Siti Fatimah Tulangan.
Program tersebut menjadi bukti bahwa sinergi internal Muhammadiyah mampu menghasilkan gerakan sosial yang berdampak nyata.
Membangun Ekonomi Umat
Tidak berhenti pada sektor pendidikan dan kesehatan, Prof Milal juga mendorong Muhammadiyah Sidoarjo memasuki sektor ekonomi secara lebih serius.
Melalui Majelis Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata (MEBP) serta LPUMKM, berbagai program pemberdayaan UMKM mulai dikembangkan.
Mulai dari klasterisasi usaha, pelatihan digital marketing, pemanfaatan Canva dan CapCut, pendampingan marketplace, hingga business matching antarpelaku usaha Muhammadiyah.
Langkah ini dilakukan untuk menciptakan ekosistem ekonomi umat yang mandiri, profesional, dan mampu bersaing di era digital.
Menjadi Mitra Strategis Pemerintah Daerah
Kepemimpinan Prof Milal juga ditandai dengan hubungan harmonis dan produktif bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Melalui pendekatan kolaboratif, Muhammadiyah Sidoarjo hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam bidang pendidikan, kesehatan, pengembangan sumber daya manusia, hingga pemberdayaan masyarakat.
Sinergi tersebut memperlihatkan bagaimana organisasi kemasyarakatan dapat menjadi kekuatan sosial yang mendukung pembangunan daerah secara konstruktif.
Jejak yang Terus Menginspirasi
Perjalanan hidup Prof Dr A Dzo’ul Milal MPd menunjukkan bahwa pengabdian tidak mengenal batas.
Dari seorang santri Gontor di kampung Putat, Tanggulangin, ia tumbuh menjadi akademisi, profesor, pemimpin organisasi, sekaligus pendakwah yang terus berupaya menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Di tengah perubahan zaman yang semakin cepat, sosoknya memperlihatkan bahwa ilmu pengetahuan, dakwah, dan kepemimpinan dapat berjalan beriringan untuk membangun peradaban yang lebih baik.
Bagi Muhammadiyah Sidoarjo, Prof Dzo’ul Milal bukan sekadar ketua organisasi. Ia adalah simbol perpaduan antara intelektualitas, spiritualitas, dan pengabdian yang terus menginspirasi generasi penerus Persyarikatan.





0 Tanggapan
Empty Comments