Pimpinan Cabang Tapak Suci Putera Muhammadiyah (Pimcab TSPM) 09 Mantup menggelar kegiatan Sarasehan pada Sabtu (09/05/2026) pukul 19.00 WIB.
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Darussa’adah, Desa Sidomulyo, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan.
Lebih lanjut, sarasehan tersebut terhadiri oleh puluhan siswa dan kader Tapak Suci se-Kecamatan Mantup.
Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan sejumlah agenda, mulai pelantikan siswa, latihan bersama Jurus Ikan Terbang, hingga sesi Ngopi atau Ngobrol Pekoro Organisasi.
Agenda Ngopi terhelat dengan tema “Pentingnya Implementasi Aqidah Islam bagi Seorang Kader Tapak Suci dalam Kehidupan Sehari-hari”.
Acara yang terpandu oleh pembawa acara Ninda Latifatul Fadlillah tersebut berawal dengan pembukaan, tradisi Tapak Suci, Gema Wahyu Ilahi, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars Tapak Suci.
Selanjutnya, peserta mengikuti sambutan Ketua Pimcab TSPM 09 Mantup, pelantikan siswa, pembukaan LKPTS, latihan jurus bagi kader, serta Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) untuk siswa tingkat SD/MI sebelum memasuki sesi sarasehan.
Ketua Pimcab TSPM 09 Mantup Rahmat Arianto SPd KKa dalam sambutannya menyampaikan bahwa Tapak Suci bukan sekadar tempat belajar bela diri. Tetapi juga ruang pembinaan dakwah amar ma’ruf nahi munkar.
“Tapak Suci bukan hanya mengajak kepada kebaikan, tetapi juga mengingatkan untuk menjauhkan diri dari segala perangai dan tingkah laku tercela” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa enam ikrar Tapak Suci yang dibaca dan dihafalkan para pesilat harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai keimanan dan akhlak merupakan sumber kekuatan utama seorang kader Tapak Suci.
Salah satu ikrar tersebut berbunyi, “Dengan iman dan akhlaq saya menjadi kuat, tanpa iman dan akhlaq saya menjadi lemah.” Ikrar tersebut, lanjutnya, semoga mampu menjadi benteng diri bagi seluruh pesilat Tapak Suci dalam menjalani kehidupan bermasyarakat.
Melalui kegiatan ini, Pimcab TSPM 09 Mantup berharap para siswa dan kader Tapak Suci tidak hanya berkembang dalam kemampuan bela diri. Tetapi juga memiliki aqidah yang kuat, akhlak yang baik, serta semangat dakwah di tengah masyarakat.





0 Tanggapan
Empty Comments