Korps Mubaligh Muhammadiyah (KMM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Lamongan mulai memperkuat koordinasi dakwah melalui pendataan mubaligh dan program Mubaligh Menyapa Umat.
Dua agenda tersebut menjadi fokus dalam rapat koordinasi perdana KMM PDM Lamongan bersama pengurus KMM Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) se-Kabupaten Lamongan yang digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (24/8/2026).
Rapat yang berlangsung pukul 20.00–22.00 WIB itu diikuti 35 peserta dari berbagai PCM di Kabupaten Lamongan. Kegiatan dibuka oleh Ustadz Dawud selaku pembawa acara, dilanjutkan sambutan Ketua Majelis Tabligh PDM Lamongan serta pengajian iftitah yang disampaikan Ustadz Suwito.
Rapat inti kemudian dipimpin Ketua KMM PDM Lamongan Ustadz M. Luthfillah.
Agenda pertama membahas pendataan anggota KMM di seluruh wilayah PDM Lamongan. Pendataan dilakukan untuk membangun basis data mubaligh yang lengkap dan akurat sebagai bagian dari penguatan pelaksanaan program dakwah Muhammadiyah.
Data yang dihimpun meliputi nama, alamat, Nomor Baku Muhammadiyah (NBM), nomor WhatsApp, foto, serta bidang keahlian dakwah masing-masing mubaligh.
Proses pendataan dilakukan melalui Google Form yang dibagikan KMM PDM Lamongan kepada pengurus KMM di tingkat cabang. Seluruh data ditargetkan terkumpul paling lambat 20 September 2026.
Basis data tersebut tidak hanya digunakan untuk kebutuhan administratif. Data yang terkumpul juga akan menjadi dasar pemetaan potensi, kompetensi, wilayah dakwah, serta kebutuhan pembinaan umat di masing-masing cabang.
Dengan pemetaan tersebut, penugasan mubaligh diharapkan dapat dilakukan lebih terarah sesuai bidang keahlian yang dimiliki.
“Ke depan setiap dai harus terdata dan punya peran. Dakwah harus sampai ke akar rumput,” tegas M. Luthfillah.
Selain pendataan, rapat juga membahas program Mubaligh Menyapa Umat yang dirancang sebagai safari dakwah untuk menjangkau masjid, sekolah, majelis taklim, dan berbagai kelompok masyarakat di Kabupaten Lamongan.
Program tersebut tidak hanya diarahkan pada pelaksanaan pengajian dan kajian tematik, tetapi juga pendampingan bagi mualaf.
KMM PDM Lamongan juga berencana membangun kolaborasi dakwah bil hal bersama Lembaga Amil Zakat Infak dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu) serta Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Kolaborasi tersebut diharapkan membuat dakwah Muhammadiyah tidak berhenti pada penyampaian materi keagamaan, tetapi juga hadir melalui pelayanan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui dua agenda utama tersebut, KMM PDM Lamongan berupaya memperkuat koordinasi antarmubaligh sekaligus memperluas jangkauan dakwah hingga tingkat cabang dan ranting.
Rapat koordinasi berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa khusus yang dipimpin Ustadz Eko Zain Lc. Doa dipanjatkan untuk almarhum Wakil Ketua KMM PDM Lamongan Ustadz Muttaqin Nurlam.
Para peserta mendoakan agar almarhum diampuni segala dosanya, diterima seluruh amal ibadah dan pengabdiannya dalam dakwah, serta ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT.
Doa tersebut menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi almarhum dalam mengembangkan dakwah Muhammadiyah di Kabupaten Lamongan.





0 Tanggapan
Empty Comments