SD Muhammadiyah 2 Krian (SD Mukrida) menggelar rihlah pesantren dengan mengunjungi dua lembaga pendidikan Islam di Jawa Timur, Rabu (23/9/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah mengenalkan lingkungan dan kehidupan pendidikan berbasis pesantren kepada siswa sejak dini.
Sebanyak 41 siswa kelas VI bersama delapan guru mengikuti kegiatan tersebut. Rombongan mengunjungi Pondok Pesantren Ar-Raudlotul Ilmiyah/Yayasan Taman Pengetahuan (YTP) Kertosono dan Muhammadiyah Boarding School (MBS) Jombang.
Kepala SD Mukrida Nanang Rouful Akbar, S.Pd.I., M.Pd., mengatakan rihlah pesantren bertujuan mengenalkan dunia pesantren kepada siswa sejak dini.
“Tujuan dari rihlah pesantren ini yaitu mengenalkan sejak dini putra-putri kita kepada lingkungan pesantren,” ujarnya.
Menurut Nanang, lebih dari 60 persen lulusan SD Mukrida melanjutkan pendidikan ke pesantren. Karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal kehidupan pesantren secara lebih dekat.
Selain itu, siswa juga mendapat gambaran mengenai berbagai aktivitas, fasilitas, dan lingkungan belajar yang tersedia di pesantren.
Kenalkan Lingkungan YTP Kertosono
Tujuan pertama rombongan adalah Pondok Pesantren Ar-Raudlotul Ilmiyah/YTP Kertosono. Rombongan SD Mukrida tiba sekitar pukul 08.30 WIB dan disambut Kepala MTs YTP Kertosono Ahmad Shodiqin, S.Pd.
Selama kurang lebih dua jam, siswa diajak mengenal lingkungan pendidikan di YTP Kertosono. Mereka berkeliling melihat berbagai fasilitas, mulai dari asrama, laboratorium, perpustakaan, hingga gedung sekolah.
Para siswa juga mendapat pengenalan mengenai berbagai kegiatan yang dijalani santri dalam kehidupan sehari-hari. Kunjungan kemudian ditutup dengan makan siang bersama.
Setelah itu, rombongan SD Mukrida melanjutkan perjalanan menuju tujuan kedua, yaitu Muhammadiyah Boarding School (MBS) Jombang.
Siswa Antusias Kenali MBS Jombang
Sesampainya di MBS Jombang, rombongan SD Mukrida mendapat sambutan dari para santri dan pengelola pesantren. Suasana penyambutan yang meriah menambah antusiasme siswa untuk mengenal kehidupan di lingkungan pesantren.
Kegiatan diawali dengan makan siang bersama dalam suasana khas pondok pesantren. Setelah itu, peserta diarahkan menuju aula utama untuk mengikuti pemaparan profil MBS Jombang yang disampaikan oleh dua santriwati.
Pada akhir sesi pengenalan, para siswa disuguhi penampilan dari para santri. Suasana semakin meriah karena salah satu alumni SD Mukrida turut ambil bagian dalam penampilan tersebut.
Setelah mendapat gambaran mengenai kegiatan dan kehidupan santri, rombongan kemudian diajak berkeliling melihat berbagai fasilitas di MBS Jombang.

Satu per satu fasilitas diperkenalkan oleh para santri kepada peserta rihlah. Fasilitas tersebut antara lain perpustakaan, asrama, dan kantin.
Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk melihat secara langsung lingkungan belajar dan kehidupan sehari-hari di pesantren.
Setelah kurang lebih satu jam berkeliling, peserta rihlah melaksanakan salat berjamaah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan foto bersama guru dan siswa sebagai dokumentasi sekaligus kenang-kenangan.
Tumbuhkan Keinginan Melanjutkan ke Pesantren
Salah satu peserta, Muhammad Al Raihan Wibowo, siswa kelas VI Al-Ghoffar, mengaku senang mengikuti kegiatan rihlah pesantren tersebut.
“Alhamdulillah seneng banget bisa tahu lebih dalam lingkungan pondok pesantren, apalagi di dua pesantren yang berbeda,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan tersebut turut menumbuhkan keinginan untuk melanjutkan pendidikan di pondok pesantren. “Iya, insyaallah mau mondok kalau sudah benar-benar yakin,” katanya. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments