Iklan Mudipat Landscape
Iklan Mudipat Mobile

Sejarah PAUD Percontohan Takerharjo Terungkap di Milad ke-109 Aisyiyah

Iklan Landscape Smamda
Sejarah PAUD Percontohan Takerharjo Terungkap di Milad ke-109 Aisyiyah
Tenaga pendidik PAUD Percontohan Takerharjo Solokuro berfoto di depan Gedung PAUD kebanggan PRA setempat, Selasa (19/5/2026). (Dokumen PAUD/PWMU.CO)
pwmu.co -

Tak hanya tampilan kemeriahan pawai dan beragam lomba di Milad ke-109 Aisyiyah yang digelar Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Takerharjo Solokuro Lamongan, ada cerita inspiratif yang terungkapkan oleh Kepala PAUD Percontohan Takerharjo, Mar’atus Sholihah, S.Ag., S.Pd., M.Pd., Selasa (19/5/2026).

Di hadapan Wakil Ketua PDM Lamongan, Fathurrahim Syuhadi, M.M., M.Pd., Alfain JR, dan Gondo Waloyo, ketiga tamu yang sengaja hadir ingin menyaksikan tampilan Korps Drumband Jaya Pertiwi Aisyiyah Sendangagung, ibu tiga anak yang merangkap banyak jabatan (PDM, PDA, PCA, PRA, PW IGABA, PD IGABA, dan PC IGABA) menceritakan secara detail awal mula dan sejarah PAUD Percontohan Takerharjo.

Alhamdulillah, semua berawal dari niat sederhana untuk menghadirkan pendidikan terbaik bagi anak-anak di Desa Takerharjo. PAUD Percontohan Aisyiyah Takerharjo mempunyai guru PAUD sesuai dengan skill-nya, baik kegiatan intra ataupun ekstranya,” ucap istri Nur Fa’in mengawali ceritanya.

Ia pun melanjutkan bahwa, PAUD Percontohan bukan langsung besar dan dikenal seperti sekarang, tetapi tumbuh sedikit demi sedikit melalui perjuangan, doa, dan kebersamaan warga PAUD dan stakeholder.

“Awalnya kami melihat bahwa anak usia dini membutuhkan tempat belajar yang bukan hanya mengajarkan calistung, tetapi juga membentuk akhlak, kemandirian, kreativitas, dan nilai keislaman sejak dini. Dari situlah muncul semangat untuk menghadirkan lembaga pendidikan yang berkualitas dan menjadi contoh bagi lembaga lain,” tutur ibu kelahiran 21 Oktober 1974 ini.

Lanjutnya, “Perjalanan ini tentu tidak mudah, banyak tantangan yang dihadapi, mulai dari sarana prasarana, jumlah murid, hingga bagaimana membangun kepercayaan masyarakat. Namun berkat semangat gotong royong, dukungan warga, wali murid, kader-kader ‘Aisyiyah, masyarakat, stakeholder dan pertolongan Allah SWT, PAUD Percontohan terus berkembang,”

“Mulai tahun 2007 lembaga PAUD kami di mendapatkan kepercayaan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan sebagai tempat magang dan stud banding bagi guru PAUD se-Kabupaten Lamongan,” ungkapnya.

Sambil mempersilakan tamunya menikmati suguhan, Mar’atus melanjutkan ceritanya bahwa tahun 2010, lembaga PAUD ini telah mendapatkan kepercayaan lagi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan menjadi PAUD Percontohan Kabupaten Lamongan.

Mulai dari tahun 2007 sampai sekarang Lembaga PAUD ini tetap eksis sebagai tempat magang ataupun studi banding baik dari Kabupaten Lamongan, luar kabupaten bahkan luar jawa atau luar provinsi, seperti Kalimantan, Medan, dan Papua.

“Kami selalu berusaha menghadirkan inovasi, seperti pembelajaran kreatif berkarakter dengan memanfaatkan media loose part mulai 2004 sampai sekarang, hingga keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak. Semua itu dilakukan agar anak-anak merasa senang belajar dan tumbuh menjadi generasi yang cerdas serta berakhlakul karimah,”

“Selain kegiatan intra anak-anak juga mengikuti kegiatan ekstra seperti kepanduan baik Pra siaga ataupun Tunas Athfal, tahfidz, Tapak Suci, Tari, kelas digital, literasi di perpustakaan Bersinar yang alhamdulillah tahun 2024 lalu sudah terakreditasi oleh Perpustakaan Nasional dengan nilau A,” tandasnya.

Sebagai kader yang terdidik di Perguruan Muhammadiyah Takerharjo, Maratus hafal sekali bahwa PAUD Percontohan berdiri pada tanggal 3 September 1993 sebagai bagian dari amal usaha Ranting Aisyiyah Takerharjo yang bertujuan untuk dakwah melalui pendidikan.

Ia juga paham betul bahwa perjalanan panjangnya tidak lepas dari peran besar para pendiri saat itu salah satunya Adalah almarhumah Ibu Zuhriyah yang sekaligus saat itu menjadi Kepala TK, tokoh masyarakat, pimpinan PRA Aisyiyah Takerharjo, guru-guru, serta para simpatisan yang sejak awal memiliki visi besar untuk memajukan pendidikan anak usia dini.

SMPM 5 Pucang SBY

Ia pun mengetahui bahwa yang paling berperan sebenarnya bukan hanya satu atau dua orang, tetapi perjuangan bersama seluruh keluarga besar Ranting Aisyiyah Takerharjo.

Ada yang berjuang dengan tenaga, pikiran, waktu, bahkan materi. Semua memiliki kontribusi luar biasa sehingga lembaga ini bisa berdiri kokoh dan berkembang sampai sekarang.

“Kami meyakini bahwa keberhasilan sebuah AUA bukan karena hebatnya satu orang, tetapi karena kuatnya kebersamaan dan keikhlasan dalam berjuang di jalan dakwah,” kutipnya dari pendahulunya.

Sebagai Kepala Sekolah, Mar’atus pun tahu kunci sukses PAUD Percontohan ini, menurutnya bahwa kunci utama adalah kekompakan warga Ranting Aisyiyah Takerharjo.

Ditambah dengan niat yang sama untuk berjuang karena Allah dan memajukan dakwah Aisyiyah melalui Amal Usaha Aisyiyah yaitu Pendidikan Anak Usia Dini, pengajian keliling dari mushalla ke mushalla, pengajian bersama Muhammadiyah dan Ortomnya di masjid setiap malam Jumat.

Ia juga menambahkan bahwa PAUD Percontohan Takerharjo selalu berusaha menjaga 5 hal, di antaranya:

1. Komunikasi yang baik antar anggota
2. Saling menghargai dan mendukung
3. Musyawarah dalam mengambil keputusan
4. Semangat gotong royong
5. Serta saling menguatkan ketika ada kesulitan.

Melalui motto: Maju Bersama mewujudkan PAUD berkemajuan siap meraih prestasi.

Di ujung ceritanya, ia mengutarakan bahwa Aisyiyah Takerharjo sangat kagum dan terinspirasi dengan semangat serta kekompakan Korps Drumband Jaya Pertiwi Aisyiyah Sendangagung yang dimainkan emak-emak.

“Kehadiran mereka memberikan energi positif dan motivasi bagi kami bahwa perempuan Aisyiyah bisa tetap aktif, kreatif, kompak, dan penuh semangat dalam berdakwah maupun berkegiatan sosial. Insya Allah setelah melihat penampilan tersebut, PRA Takerharjo ingin terus meningkatkan kreativitas dan kekompakan kader,” pungkasnya.(*)

Revisi Oleh:
  • Zahrah Khairani Karim - 21/05/2026 10:01
SD Kreatif

Baca Lainnya

Adv UMSURA

0 Tanggapan

Empty Comments

Search
Menu