Siswa SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo (Spemia), Dzikri Ayatollah Al Aqsha, berhasil meraih juara 1 kategori Kyorugi sekaligus medali emas dalam Turnamen Taekwondo Piala Panglima TNI 2026.
Siswa yang akrab disapa Aqsha tersebut mengikuti turnamen yang berlangsung pada 18–20 September 2026 di GOR Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Prestasi tersebut menjadi pencapaian penting bagi Aqsha yang telah menekuni seni bela diri taekwondo sejak 2024. Ia bergabung dengan King Cobra Taekwondo Club dan saat ini telah mencapai tingkatan sabuk biru strip merah.
Turnamen Piala Panglima TNI 2026 bukan pengalaman pertama bagi Aqsha. Sebelumnya, ia telah mengikuti lima turnamen taekwondo dan berhasil meraih kemenangan dalam tiga di antaranya.
Dengan keikutsertaannya dalam Piala Panglima TNI 2026, Aqsha telah mengikuti enam turnamen taekwondo.
Aqsha mengaku mengetahui informasi mengenai turnamen tersebut dari orang tuanya. Ia kemudian mengikuti pertandingan pada Sabtu (19/9/2026), mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
Sebelum pertandingan dimulai, peserta mendapatkan pengarahan dari panitia mengenai tata cara pelaksanaan turnamen. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan tari.
Dalam pertandingan Kyorugi, Aqsha menjalani dua round. Pertandingan tersebut melibatkan empat juri.
Pada round pertama, Aqsha berhasil mengalahkan lawannya. Ia kembali meraih kemenangan pada round kedua sehingga memastikan dirinya menjadi juara 1 kategori Kyorugi.
Atas pencapaian tersebut, Aqsha membawa pulang medali emas sekaligus piagam penghargaan.
Keberhasilan itu membuat Aqsha merasa bangga dan bahagia. Ekspresi kegembiraannya terlihat saat menerima dan memegang medali emas.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi hasil dari latihan rutin yang selama ini dijalaninya.
Namun, bagi Aqsha, mengikuti turnamen bukan hanya tentang meraih kemenangan. Ia memiliki tujuan lain yang berkaitan dengan pendidikan masa depannya.
“Banyak-banyakin ikut turnamen supaya bisa masuk sekolah jalur prestasi,” ungkap Aqsha saat ditanyai kenapa suka mengikuti turnamen taekwondo yang dilaksanakan.
Setelah meraih medali emas di Piala Panglima TNI 2026, Aqsha berharap dapat terus meningkatkan prestasinya.
Ia ingin meraih kesuksesan lebih besar dan memenangkan lebih banyak turnamen taekwondo di masa mendatang.
Aqsha juga membagikan tips yang menurutnya penting bagi atlet agar dapat meraih kemenangan dalam pertandingan.
“Tips supaya bisa menang harus banyak latihan rutin, berfikir dulu sebelum menyerang, juga berdoa dan minta restu kepada orang tua.”
Bagi Aqsha, dukungan orang tua menjadi bagian penting dalam perjalanan mengembangkan bakatnya di bidang taekwondo.
Dukungan, semangat, dan motivasi yang diberikan orang tua turut mendorong Aqsha untuk terus berlatih dan mengikuti berbagai kompetisi.
Prestasi Aqsha di Piala Panglima TNI 2026 menjadi bukti bahwa proses latihan yang dilakukan secara rutin dapat menghasilkan pencapaian. Dukungan keluarga juga menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan seorang siswa mengembangkan bakat dan meraih prestasi. (*)





0 Tanggapan
Empty Comments